Suara.com - Dua kemenangan beruntun yang diraih Ducati melalui Francesco Bagnaia di Aragon dan Misano membuat pabrikan Italia ini jadi sorotan, termasuk oleh Alex Rins.
Dilansir dari Autosport, pembalap Suzuki tersebut merasa timnya jauh ketinggalan dari 'kubu merah' tersebut.
Rins menilai bahwa Suzuki ketinggalan lima langkah dari Ducati.
"Saya yakin saya melihat Ducati berada lima langkah di depan," ungkap Rins.
"Mereka cukup kuat, saya jatuh karena saya mencoba menyaingi kecepatan mereka, saya dan Joan Mir sudah mengerahkan segalanya," lanjutnya.
Rins juga heran dengan motor balap Ducati yang kini bisa bersaing hampir di semua lintasan, mengingat tajamnya penampilan Bagnaia yang sanggup meladeni Marc Marquez dan Fabio Quartararo di balapan terakhir.
"Joan sedang bertarung untuk mempertahankan gelar, sementara saya nothing to lose, jadi saya mencoba agresif namun kadang saya melewati batas dan terjatuh," kata Rins lagi.
"Mereka lebih baik dibanding kami, nyaris di semua lintasan, tak seperti dulu di mana mereka cuma unggul di lintasan stop and go," pungkasnya.
Baca Juga: Diprediksi Raih Gelar Juara Dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo Sebut Nama Marc Marquez
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025