Suara.com - Kondisi angin yang tidak menentu bakal menjadi tantangan bagi para atlet panahan yang berlaga dalam PON XX Papua 2021. Demikian ujar pelatih kontingen panahan Jawa Tengah, Permadi Sandra.
"Angin muter jadi tantangan bagi atlet, tapi untuk layout ini (arena panahan) sudah sangat layak," ujar Permadi di Kompleks Olahraga Kampung Harapan, Sentani Timur, Jayapura, Rabu.
Bagi Permadi, kondisi angin yang tak menentu ini menjadi keuntungan tersendiri, sebab para atlet bisa mengasah kemampuannya seperti menghitung jarak, kecepatan, serta arah angin.
Dengan begitu, kata Permadi, PON Papua bakal menjadi pengalaman berharga bagi para atlet untuk bisa menyesuaikan diri baik dalam kondisi angin maupun cuaca apapun.
Kondisi angin di Papua ini hampir mirip dengan Olimpiade Tokyo yang membuat Arif Dwi Pangestu mesti tersingkir pada babak pertama perorangan putra.
"Bisa dibilang seperti itu (keuntungan), artinya di dalam kondisi apapun atlet harus siap dengan kondisi cuaca dan angin lebih ekstrim. Itu memang tantangan bagi para pemanah untuk menyesuaikan dengan cuaca," kata dia.
Sebelumnya, cabang olahraga panahan telah memulai pertandingan PON XX Papua pada Rabu. Sejumlah atlet Olimpiade ikut bertanding membela daerahnya masing-masing.
Ada empat Olimpian yang ikut dalam PON XX Papua yakni Arif Dwi Pangestu (D.I Yogyakarta), Alviyanto Bagas Prastyadi (Jateng), Riau Ega Agata Salsabila (Jatim), dan Diananda Choirunisa (Jatim).
[Antara]
Baca Juga: Kekompakan Jadi Modal Sepak Takraw Jawa Timur Raih Emas Perdana di PON Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP