Andre Agassi juga terlibat kasus doping. Petenis asal Amerika itu mengakuinya dalam laman buku autobiografinya berjudul Open setelah ia pensiun.
Dalam pengakuannya, ia pernah menggunakan methamphetamine pada 2007 dan ketahuan dalam sebuah tes doping. Namun, dia berhasil terhindar dari sanksi dengan cara memperdaya Asosiasi Tenis Profesional Pria (ATP).
Dia berkirim surat dan berkilah menggunakan obat itu secara tak sengaja. ATP menerima pernyataan Agassi dan kegagalan tes doping itu tak diketahui publik hingga dia pensiun.
Lance Amstrong
Amstrong mungkin adalah atlet sepeda paling berbakat yang pernah ada. Sebab, dalam gelaran Tour de France, dia memenangi ajang tersebut sebanyak 7 kali.
Hanya, penampilan Amstrong nyatanya didukung oleh kecurangan menggunakan doping. Dan hal itu dilakukan selama bertahun-tahun.
Amstrong kemudian mengaku dalam sebuah wawancara. Pernyataa itu dilakukan setelah Agensi Anti-doping Amerika membuka laporan kecurangannya secara detail.
Setelah itu, kariernya benar-benar hancur. Komite Olimpiade menuntut Armstrong mengembalikan medali perunggu yang dimenanginya pada nomor time-trial di Olimpiade Sydney 2020.
Tujuh gelar Armstrong di Tour de France mulai 1999 hingga 2005 juga dicabut. Dia juga dilarang bertanding seumur hidup.
Baca Juga: Dijatuhi Sanksi Akibat Tak Patuhi Badan Anti-Doping Dunia, Roy Suryo: Indonesia Rugi Besar
Marin Cilic
Cilic sempat tersandung masalah doping pada 2013. Penyebabnya, ia didakwa positif doping pada tes saat turnamen BMW Open di Munchen pada April 2012.
Sampel tes doping petenis asal Kroasia itu positif mengandung zat stimulan terlarang, nikethamide. Zat itu bisa meningkatkan daya tahan atlet.
Cilic mendapat hukuman larangan sembilan bulan bertanding. Tapi, ia sempat mengajukan banding kepada CAS dengan menyatakan bahwa apa yang ia konsumsi berasal dari pemberian stafnya.
Banding diterima. Cilic hanya menjalani 4 bulan hukuman dan kembali berkompetisi. Setahun setelah kejadian itu, Cilic juara AS Open.
Maria Sharapova
Berita Terkait
-
Apa Kabar Mykhailo Mudryk? Menghilang Gegara Kasus Doping Ternyata Sudah Alih Profesi
-
Jalan Panjang Paul Pogba: dari Sanksi Doping sampai Kembali Memiliki Klub
-
Antisipasi Kecelakaan, Sopir Angkutan Mudik Wajib Jalani Tes Bebas Doping hingga Alkohol
-
Timnas Prancis Belum Tutup Pintu untuk Paul Pogba
-
Resmi! Paul Pogba Disanksi Empat Tahun Larangan Bermain Buntut Kasus Doping
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara