Suara.com - Atlet selancar ombak Indonesia, Rio Waida mengamankan tiket ke babak 48 besar ajang Quiksilver Pro France 2021 setelah berhasil finis di urutan kedua babak 96 besar Heat 5.
Pada Heat 5, Rio Waida bertemu dengan Connor O'Leary dari Australia, Slade Prestwich dari Afrika Selatan dan Rafael Teixeira dari Brasil.
Tidak lama setelah pertandingan yang disiarkan secara langsung di saluran YouTube World Surf League itu dinyatakan dimulai, Rio Waida telah mencatat angka.
Pembawa bendera Indonesia di upacara pembukaan Olimpiade Tokyo itu bahkan agresif memburu ombak hingga dia mencatatkan raihan ombak terbaik 5.07.
Namun, catatan skor yang ditorehkan tersebut hanya mampu membuat Rio Waida berada di posisi ketiga.
Peselancar berdarah Indonesia-Jepang itu kemudian bangkit mengejar ketertinggalan pada empat menit jelang pertandingan usai.
Rio Waida berhasil mencatatkan skor 6.80 yang membawa dia ke posisi kedua dengan total raihan 11.87, meninggalkan Prestwich dan Teixeira di posisi ketiga dan keempat yang harus rela angkat kaki dari turnamen.
Bersama O'Leary, yang berada di posisi pertama dengan total skor 14.67, Rio Waida melaju ke babak 48 besar. Peselancar berusia 21 tahun itu akan bermain di Heat 4.
Sementara itu, atlet selancar ombak Indonesia lainnya, Oney Anwar, yang juga berlaga pada turnamen yang sama, harus puas menempati posisi keempat di Heat 3.
Baca Juga: Taklukkan Barito Putera, PSIS Semarang Mantap di Puncak Klasemen BRI Liga 1
Peselancar asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu hanya meraih 9.16 poin yang membuat dia gagal ke babak 48 besar.
Quiksilver Pro France 2021, yang merupakan bagian dari Challenger Series, dijadwalkan berlangsung hingga 24 Oktober 2021 di Les Culs Nus, Prancis.
Rio Waida mulai mengikuti turnamen Challenger Series pada perhentian pertama di US Open of Surfing yang digelar di Huntington Beach, California, Amerika Serikat, pada September 2021.
Kakak kandung peselancar peraih emas Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Ryuki Waida itu kandas di babak 48 besar atau finis di urutan ke-37.
Selanjutnya, Rio Waida mengikuti MEO Vissla Pro Ericeira pada perhentian kedua Challenger Series di Portugal pada awal bulan ini. Namun, dia harus tersingkir di babak 96 besar atau finis di urutan ke-49.
Sebelumnya, Rio Waida berkesempatan mencicipi turnamen World Championship Tour di Corona Open Mexico 2021 pada Agustus sebagai pemain wildcard.
Dalam ajang itu Rio Waida berhasil mengalahkan peselancar nomor 3 dunia, Filipe Toledo, dari Brasil pada babak 32 besar.
Namun, langkahnya harus terhenti pada babak 16 besar setelah dikalahkan peselancar Australia Jack Robinson yang menjuarai Corona Open Mexico 2021.
Berita Terkait
-
Lolos Olimpiade 2 Kali Beruntun, Surfing Indonesia Incar Emas di Asian Games 2026
-
Profil Rio Waida: Surfer Muda Indonesia Harus Balik Kanan di Olimpiade Paris 2024
-
Rio Waida Ukir Milestone Baru Usai Raih Peringkat Tiga di Bells Beach
-
Lolos ke Olimpiade 2024 Paris, Rio Waida: Ini Sangat Luar Biasa
-
Rio Waida Terhenti di 16 Besar dalam Penampilan Perdananya di CT 2023
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026