Suara.com - Jatuhnya Francesco Bagnaia jelang berakhirnya balapan MotoGP Misano jilid dua membuat Valentino Rossi ikut angkat bicara.
Dilansir dari GP One, pembalap yang finis di urutan 10 di GP Emilia Romagna ini mengatakan bahwa Bagnaia ini salah pilih ban pada laga tersebut.
"Saya mencoba menghipnotis Pecco (sapaan akrab Bagnaia) seperti di Aragon. Saya mengatakan agar ia memilih ban medium, namun kali ini tak berhasil," ungkap Rossi.
Walaupun gagal menunda pesta juara dunia oleh Fabio Quartararo, Rossi menilai bahwa penampilan dari Bagnaia sudah cukup memukau musim ini.
"Bagnaia melakoni musim ini dengan fantastis, namun dia membuat kesalahan dengan memilih ban depan hard," tutur the Doctor.
"Menurut saya, ban depan hard cukup berbahaya, saya coba bilang ke Pecco namun pada akhirnya ia lebih memilih ban itu. Jelang berakhirnya balapan, suhu lintasan menurun, dan ban depan kehilangan daya cengkeram, Anda tak bisa melakukan apapun terkait hal ini, sangat disayangkan," imbuhnya.
Rossi juga menyoroti keberhasilan Yamaha untuk merengkuh gelar juara dunia, setelah terakhir hal itu bisa mereka lakukan melalui Jorge Lorenzo di tahun 2015. Ia menilai bahwa Yamaha melakukan keputusan yang bijak.
"Waktu berlalu dan menurut saya Yamaha mengambil keputusan yang tepat dengan memilih Quartararo. Mungkin tak terlalu bagus bagi mereka untuk memiliki saya di dalam tim. Fabio balapan dengan baik dan tak membuat kesalahan, dia layak menjadi juara," pungkasnya.
Baca Juga: Sukses Amankan Gelar Juara MotoGP 2021, Fabio Quartararo Ngaku Tertekan hingga Sakit Perut
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
Terkini
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026
-
Swiss Open 2026: Lama Absen, Adnan/Indah Bertekad Tampil Konsisten
-
Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
-
Sempat Sparring Bareng, Jafar/Felisha Heran Wakil Inggris Tampil Melempem di Swiss Open 2026
-
Aldila Sutjiadi Berhasil Melaju ke Semifinal Turnamen WTA 125 Austin
-
Geram Atlet Jadi Korban Pelecehan, Erick Thohir: Jahanam!
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Swiss Open 2026: Disingkirkan Wakil China, Ubed Akui Kalah Fisik
-
Swiss Open 2026: Banyak Pemain Bagus, Anthony Sinisuka Ginting Nilai Persaingan Merata