Suara.com - Hangtuah Jakarta menyambut positif hasil undian Indonesian Basketball League (IBL) 2022 yang menempatkan mereka tergabung dalam Divisi Putih pada musim depan.
Hangtuah Jakarta akan berada satu divisi bersama Pelita Jaya Jakarta, Dewa United Surabaya, Prawira Bandung, Bali United Basketball, NSH Mountain Gold Timika, Rans PIK Basketball dan EVOS Bogor Basketball.
Presiden Hangtuah Jakarta, Gading Joedo, tak gentar dengan lawan-lawan yang akan dihadapi oleh timnya. Dia menyebut tim asuhan AF Rinaldo itu bakal bekerja sekuat tenaga untuk mewujudkan target menembus lima besar IBL 2022.
"Kami memulai segala sesuatunya dengan optimisme tinggi, begitu juga menghadapi IBL 2022. Jadi, kami siap bermain melawan siapa saja," kata Gading, dalam keterangan tertulisnya seperti dimuat Antara, Selasa (23/11/2021).
Hal senada juga disampaikan Ketua Harian Hangtuah Jakarta, Eddi Danusaputro, yang mengatakan meski akan bermain dengan tim-tim kuat macam finalis musim lalu, Pelita Jaya Jakarta, dan tim-tim yang tampil di playoff IBL 2021 seperti Dewa United dan Prawira Bandung, Hangtuah tak merasa inferior.
"Berada di grup keras justru membuat kami semakin tertantang. Tak masalah. Target kami tetap tak berubah," ujar Eddi.
Pada IBL 2022, pelatih Hangtuah Jakarta, AF Rinaldo, juga akan bereuni dengan mantan tim asuhannya. Sebab, Hangtuah akan berjumpa dengan NSH Mountain Gold Timika yang dilatih Inal, sapaan Rinaldo, dalam dua musim terakhir.
"Ini merupakan pool yang berat maka kami harus lebih bekerja keras dalam latihan dan persiapan tim, baik secara mental, teknik, maupun fisik," ujar Coach Inal, panggilan karibnya.
Sementara itu pada divisi lainnya yakni Divisi Merah, terdapat delapan tim yang akan saling bertanding.
Baca Juga: Hasil Undian IBL 2022: Satria Muda Huni Divisi Merah
Delapan tim tersebut adalah Satria Muda Jakarta, West Bandits Solo, DNA Bima Perkasa Jogja, Tangerang Hawks, Bumi Borneo Basketball, Satya Wacana Saints Salatiga, Pacific Caesar Surabaya dan Indonesia Patriots.
Dari tiap divisi akan diambil empat tim terbaik untuk berlaga di babak playoff.
Nantinya, pertandingan playoff tidak ditentukan klasemen per divisi, melainkan klasemen tunggal. Tim peringkat pertama akan melawan tim posisi kedelapan, dua melawan tujuh, tiga melawan enam dan empat melawan lima.
Babak playoff direncanakan bergulir kandang-tandang dengan format best of three. Kompetisi IBL 202 rencananya bakal digulirkan pada pertengahan Januari mendatang.
Berita Terkait
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026