Suara.com - Marc Marquez saat ini terpaksa melewatkan beberapa agenda balap penting lantaran dia menderita masalah penglihatan ganda. Masalah serupa pernah terjadi 2011 lalu.
Setelah melewatkan balapan terakhir MotoGP dan sesi tes pramusim, Marquez kini harus menunggu untuk pulih agar bisa kembali ke lintasan.
Padahal, ini adalah fase krusial bagi dirinya dan Honda yang kini sedang fokus mempersiapkan RC213V 2022.
Pada tahun 2011, cedera membuat Marquez menepi dari lintasan Moto2 selama empat setengah bulan, akhirnya membutuhkan operasi oleh Dokter Sánchez Dalmau, orang yang juga mengawasi perawatannya saat ini.
Dilansir dari Crash, Jika penyembuhannya memakan waktu yang sama dengan 2011, maka Marquez bakal tak ikut sesi tes apapun.
"Ya, ini adalah cedera yang sangat mirip dengan 2011 dengan Moto2 di Sepang," kata manajer tim Repsol Honda Alberto Puig di akhir musim MotoGP.
"Tentu saja, ini bukan tulang, itu sesuatu yang menurut saya sedikit lebih rumit. Lebih halus. Itu adalah sesuatu yang Anda harus tenang dan lihat bagaimana kelanjutannya," lanjutnya.
“Tidak mudah untuk mengetahui bagaimana saraf atau mata dapat bereaksi tetapi dokter itu positif. Yang lebih dia sebutkan adalah kita harus bersabar. Karena ini tidak seperti saat banyak pebalap jatuh dan mereka meletakkan piring dan balapan minggu depan."
"Ini lebih serius, katakanlah, dan akan membutuhkan waktu."
Baca Juga: Jorge Lorenzo Sebut Kalau Yamaha Belum Selevel dengan Ducati
Puig menilai bahwa ia cuma bisa sabar menunggu kesembuhan dari juara dunia 8 kali ini.
“Tentu saja saya ingin percaya diri dan saya bukan seorang dokter tetapi saya mendengar apa yang mereka katakan dan tentu saja kami harus berpikir positif. Saya pikir poin kunci untuk ini, seperti yang saya katakan, adalah hal yang sangat sulit, kita harus bersabar."
"Kesabaran adalah sesuatu yang tidak banyak dimiliki dalam olahraga kami! Tapi begitulah adanya dan mari berharap dia beruntung dan bisa kembali bugar sepenuhnya."
Puig menambahkan bahwa Marquez mengerti tidak ada yang bisa dilakukan untuk mempercepat pemulihannya.
"Saya pikir terkadang hidup membawa Anda ke situasi di mana Anda harus bersabar, karena Anda tidak memiliki pilihan lain. Marquez adalah pria yang cerdas dan saya pikir dia memahaminya seperti ini.
Marquez tidak hanya melewatkan dua putaran akhir MotoGP 2021 tetapi juga tak mengikuti tes Jerez. Padahal momen tersebut penting karena timnya sedang fokus dengan pengembangan RC213V baru Honda.
Absennya Marc membuat kewajiban ini diserahkan kepada rekan setim, Pol Espargaro plus pembalap LCR Alex Marquez dan Takaaki Nakagami.
“Sekarang kami harus memiliki tahun kedua pengembangan tanpa pebalap yang telah memenangkan banyak balapan,” kata Puig.
"Ini bukan skenario terbaik, tapi balapan tidak selalu seperti yang Anda inginkan," lanjutnya.
“Jadi Honda akan terus bekerja, mencoba untuk menemukan motor untuk tahun depan, dan ketika saatnya tiba, ketika dia siap, kami akan memberinya motor yang menurut kami adalah pilihan terbaik kami dari semua suku cadang dan info yang kami kumpulkan dari pembalap lainnya," pungkasnya.
Aksi trek MotoGP berikutnya yang layak diikuti Marquez, jika penglihatannya sudah cukup pulih, adalah tes resmi Sepang pada 5-6 Februari dan tes perdana Mandalika pada 11-13 Februari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026