Suara.com - Manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella mengatakan akan bersinergi dengan Liga Bola Basket Indonesia (IBL) untuk melakukan persiapan menghadapi pertandingan Kualifikasi FIBA World Cup 2023 berikutnya.
Sebab menurut Fareza, pertandingan kualifikasi akan berlangsung bersamaan dengan berjalannya seri IBL.
Setelah terpaksa menelan dua kali kekalahan dari Lebanon, pada kualifikasi berikutnya Timnas Basket Indonesia akan berhadapan dengan Arab Saudi pada 4 Februari 2022, yang akan dilanjutkan dengan pertandingan melawan Yordania pada 27 Februari.
"Untuk window selanjutnya pastinya kita harus bersinergi dengan IBL karena itu berada di pertengahan IBL sedang berlangsung pada bulan Februari, dan sampai saat ini pun kami masih berkoordinasi untuk mendapat kepastian kapan sekiranya kami bisa memanggil timnas untuk berlatih bersama," kata Fareza dalam konferensi pers virtual, Minggu (5/12/2021).
Terkait penguatan penggawa timnas khususnya pemain naturalisasi Indonesia Marquez Bolden, Fareza mengungkapkan bahwa pebasket yang saat ini bermain di NBA G League itu masih memiliki komitmen membela Tanah Air meski harus absen pada window pertama saat Indonesia menghadapi Lebanon.
Fareza menjelaskan bahwa pemain yang sudah kompetisi dan bertanding di NBA G League tidak bisa diganggu.
Seperti halnya Rui Hachimura dari Jepang, apabila sedang berjalan season NBA maupun G League mereka tidak dapat bermain di ajang-ajang kualifikasi untuk negaranya, namun mereka tetap dapat bermain di event besar, seperti Olimpiade.
"Untuk saat ini Marquez komitmennya adalah untuk bermain di FIBA Asia Cup 2022 untuk dapat peringkat delapan dan bisa lolos di kualifikasi untuk menjadi peserta FIBA World Cup 2023," kata Fareza.
Sementara itu, ditanya soal persiapan Timnas Basket Indonesia, Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih mengatakan akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan tim, termasuk tenaga pemain.
Baca Juga: Perbasi Klarifikasi Kejadian Timnas Basket Indonesia di Kualifikasi FIBA World Cup
Terkait dua pemain Indonesia dari Senegal Serigne Modou Kane dan Dame Diagne, Danny mengatakan telah mengambil keputusan untuk bertolak ke Senegal untuk menyelesaikan urusan naturalisasi dua pemain Afrika itu menyusul permintaan FIBA untuk menunjukkan surat yang menyebutkan bahwa keduanya belum pernah memperkuat timnas negara asalnya.
"Saya juga bingung bagaimana umut 15 (tahun) sudah main timnas, cuma ya tetap persyaratan itu ya saya berangkat," kata Danny.
"Tapi kenyataan dikasih tahu Afrika sementara ditutup karena COVID-19, ya doakan kalau Januari bisa beres saya akan terbang ke Senegal untuk membereskan masalah ini," imbuhnya.
Timnas Basket Putra Indonesia telah melalui window pertama Kualifikasi FIBA World Cup 2023 dengan dua kali melawan Lebanon. Namun, Indonesia harus menelan dua kali kekalahan dalam pertandingan penyisihan Grup Cyang yang digelar di Zouk Mikael Arena, Lebanon.
Timnas Indonesia dipaksa menyerah 38-96 di pertemuan pertama, kemudian takluk 64-110 pada laga kedua. Hasil itu membuat Indonesia berada di posisi keempat Grup C dengan poin 2.
Sementara itu, Lebanon melejit di puncak klasemen dengan 4 angka. Sedangkan Arab Saudi dan Yordania berada di urutan kedua dan ketiga dengan masing raihan 3 poin.
Tag
Berita Terkait
-
Solo Bersiap Gelar FIBA Youth Events 2027-2028, FIBA Asia Tinjau GOR Sritex dan Manahan
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL
-
Menpora Tegas soal Kasus Atlet, PERBASI Minta Pelaku Dihukum Setimpal
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026