Suara.com - Penyelenggara Indonesian Basketball League (IBL) musim 2022 merilis jadwal pertandingan seri pertama yang akan bergulir di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, mulai 15 hingga 22 Januari.
Sebanyak 32 pertandingan dari 16 tim bakal bersaing dalam dua divisi berbeda, yakni Merah dan Putih. Seluruh rangkaian pertandingan akan disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube resmi IBL TV.
IBL 2022 telah mengantongi izin untuk dihadiri penonton. Namun jumlahnya terbatas. Dari kapasitas 2.400 hanya 500 orang yang bisa hadir.
Dalam pelaksanaannya, setiap hari akan berlangsung sebanyak empat pertandingan. Pacific Caesar Surabaya versus Prawira Bandung akan membuka rangkaian seri pertama pada Sabtu (15/1) mulai pukul 12:30-14:30 WIB.
Kemudian, dilanjutkan dengan NSH Mountain Gold Timika melawan Bumi Borneo Pontianak. Lalu, ada West Bandits Combiphar Solo versus Rans PIK Basketball. Terakhir, ada Pelita Jaya Bakrie Jakarta melawan Satria Muda Pertamina Jakarta.
Adapun IBL 2022 bakal diselenggarakan dalam enam seri di enam kota. Setelah seri Jakarta, berlanjut ke Bandung pada 29 Januari-5 Februari, Yogyakarta pada 10-16 Februari, Solo 3-9 Maret, Surabaya 13-19 Maret dan Denpasar 24-30 Maret.
Berikut jadwal pertandingan IBL 2022 seri 1 Jakarta seperti dimuat Antara.
Sabtu, 15 Januari 2022
12.30-14.30 WIB - Pacific Caesar Surabaya vs Prawira Bandung
14.30-16.30 WIB - NSH Mountain Gold Timika vs Bumi Borneo Pontianak
Baca Juga: RANS PIK Basketball Hadapi West Bandits di IBL 2022, Raffi: Duel Rafathar Vs Gempi
16.30-18.30 WIB - West Bandits Combiphar Solo vs Rans PIK Basketball
19.00-21.00 WIB - Pelita Jaya Bakrie Jakarta vs Satria Muda Pertamina
Jakarta Minggu, 16 Januari 2022
13.00-15.00 WIB - Satya Wacana Salatiga vs Amartha Hangtuah Jakarta
15.00-17.00 WIB - Indonesia Patriots vs Bali United Basketball
17.00-19.00 WIB - Bumi Borneo Pontianak vs Pelita Jaya Bakrie Jakarta
19.00-21.00 WIB - Satria Muda Pertamina Jakarta vs NSH Mountain Gold Timika
Berita Terkait
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet