Suara.com - Andrea Dovizioso akhirnya kembali ke MotoGP usai menganggur selama setahun usai lepas dari tim Ducati.
Lalu ia pun menerima pinangan tim Petronas Yamaha SRT yang sekarang berganti nama menjadi WithU Yamaha RNF pada musim MotoGP 2021.
Pembalap asal Italia tersebut akhirnya mengungkapkan kalau ada alasan kenapa dirinya kembali ke MotoGP.
Dovizioso pun menyatakan bahwa dirinya memang tak pernah bertekad pensiun dari MotoGP, dan menegaskan hanya ingin balapan dengan tim dan motor yang tepat.
"Saya tak pernah memutuskan pensiun. Saya hanya memutuskan akan balapan di tempat yang saya mau dalam kondisi tertentu," kata Dovizioso dilansir dari Motosan.
"Situasi ini tak terjadi kala itu (2020), jadi saya tak balapan. Ternyata ada rangkaian peristiwa yang terjadi dan pintu terbuka untuk saya. Mungkin saya beruntung," jelasnya.
"Tapi Yamaha tertarik dapat masukan rider berpengalaman dari motor lain, dan sponsor juga menginginkan saya. Dua faktor ini membantu saya dapat kontrak," lanjutnya.
Ia juga membeberkan kalau tidak tergiur dengan uang. Ia hanya ingin membalap di MotoGP.
Tak cuma itu saja, ia juga tertarik kembali ke MotoGP karena mendapatkan motor YZR-M1 spek pabrikan yang digunakan untuk membalap di musim MotoGP 2022.
Baca Juga: Keteteran Sejak Gabung Petronas Yamaha, Andrea Dovizioso: Untungnya Ini Bukan Motor 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
-
Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series
-
Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026