Suara.com - Kabar bagus datang dari pembalap asal Italia, Francesco Bagnaia. Ia secara resmi mendapatkan kontrak dari Ducati.
Ia akan berada di Ducati hingga tahun 2024. Hal ini diumumkan oleh Ducati melalui akun media sosial mereka.
"Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Francesco Bagnaia telah menandatangani kontrak dengan @ducati untuk dua musim lagi di MotoGP!" tulis Ducati Corse.
"Pembalap Italia itu akan terus menunggangi Desmosedici GP dari Ducati Lenovo Team pada 2023 dan 2024!" demikian Ducati menambahkan keterangannya soal unggahan terbarunya di media sosial Twitter.
Performa gemilang pembalap berjuluk Pecco ini pun memang membuat Ducati cukup puas. Musim lalu, ia memang hanya mampu meraih runner-up.
Namun dengan performa gemilangnya tersebut, Ducati yakin Pecco bisa meraih gelar juara dunia MotoGP di tahun 2022 ini.
Pabrikan asal Italia ini percaya bahwa Francesco Bagnaia bakal memutus dominasi pembalap asal Spanyol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar