Suara.com - Pebalap Repsol Honda Pol Espargaro merasakan sambutan hangat dari warga Indonesia, bahkan dia merasa seperti warga lokal menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, pada akhir pekan ini.
"Saya pikir kata yang tepat untuk kita tiba di Indonesia adalah terima kasih. Terima kasih kepada semua penggemar karena mereka memperlakukan kami seperti kami warga lokal, seperti kami tinggal di sini untuk waktu yang lama," kata Espargaro dalam virtual meet and greet, Kamis (17/3/2022).
Espargaro mengaku mendapat banyak pesan di sosial medianya. Banyak dari warganet merekomendasikan kuliner khas yang perlu dicicipi. Tak sedikit pula warganet yang mengusulkan untuk mengunjungi sejumlah tempat wisata di NTB.
"Hal-hal semacam ini, orang-orang bersemangat kepada kami, mereka mencoba mengirimi kami banyak cinta, dan dengan itu kami sangat berterima kasih, jadi terima kasih untuk semua orang," ujar Espargaro seperti dimuat Antara.
Pebalap asal Spanyol itu juga memuji keindahan alam di sekitar sirkuit. Bahkan dia menyebut bahwa Pertamina Mandalika International Street Circuit "seperti sirkuit di surga dan benar-benar sangat menakjubkan."
Hal senada juga disampaikan kompatriotnya di Repsol Honda, Marc Marquez. Dia juga merasakan antusiasme masyarakat Indonesia menyambut gelaran MotoGP, seperti saat parade MotoGP di jalanan ibu kota, Rabu.
"Kami berada di Jakarta, mengendarai motor, kami bertemu presiden, dan warga. Cuacanya sangat panas, tetapi pengalaman yang sangat menyenangkan mengendarai motor kami di jalan Indonesia," kata Marquez.
Juara dunia delapan kali itu merasakan dukungan masyarakat lewat media sosialnya. Dia bahkan meneyebut lebih dari 50 persen pengikutnya berasal dari Indonesia.
"Jadi ini adalah sesuatu yang sangat menyenangkan... Kami merasa sangat dekat, perasaan ini seperti kami balapan di rumah GP karena kami tahu itu untuk Astra Honda, Honda, kami memiliki banyak penggemar," ujar Marquez.
Baca Juga: 5 Pemain Naturalisasi dengan Taksiran Nilai Pasar Selangit, Marc Klok Nomor Satu
Berita Terkait
-
Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045
-
Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF dan Investor Global, Analis: Momentum Perkuat Kedaulatan
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Review Jujur Ghost in the Cell: Sentilan Tanpa Ampun Joko Anwar terhadap Borok Realita
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas