Suara.com - Klub bola voli yang dimiliki oleh mantan Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Bogor LavAni, sukses merengkuh gelar juara Proliga 2022.
Kepastian ini diraih oleh Bogor LavAni setelah membungkam Surabaya Bhayangkara pada pertandingan final Proliga 2022 di GOR Padepokan Voli Jenderal Polisi Kusnarto, Sentul, Minggu (27/3/2022).
Ini merupakan sebuah pencapaian yang impresif bagi klub bola voli milik Presiden SBY tersebut. Sebab, Bogor LavAni berstatus sebagai tim debutan di Proliga 2022.
Dengan demikian, Bogor LavAni sukses menorehkan tinta emas dalam buku sejarah voli Indonesia karena menjadi debutan pertama yang sukses meraih gelar juara di Proliga.
Berikut Suara.com menyajikan profil Bogor LavAni, klub bola voli yang dimiliki oleh SBY dan sukses juara Proliga 2022:
Profil Bogor LavAni
Jika dirunut dari sejarahnya, Bogor LavAni didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 1 Desember 2019. Klub ini berbasis di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Kabarnya, SBY mendirikan klub ini sebagai bentuk wujud cinta dan penghormatannya untuk almarhumah istrinya, Ani Yudhoyono.
Hal ini juga terlihat dari asal-usul penamaan Bogor LavAni yang terdiri dari ‘Bogor’, ‘Love’, dan ‘Ani’. Dua kata terakhir ini digabung menjadi LavAni.
Sebetulnya, Bogor LavAni sudah dipersiapkan untuk tampil di Proliga pada tahun 2020. Sayangnya, kompetisi harus terhenti karena pandemi Covid-19 dan baru bisa bergulir pada 2022.
Sejak awal, tim asuhan Jiang Jie ini memang memiliki keseriusan untuk tampil di kompetisi profesional bola voli di Indonesia.
Sebab, Bogor LavAni diperkuat sejumlah pemain bintang bola voli nasional. Ada pula pemain muda berbakat, dan pemain asing yang mumpuni.
Beberapa nama bintang di Bogor LavAni merupakan pemain timnas voli Indonesia. Mereka adalah Doni Haryono (outside hitter) dan Dio Zulfikri (setter).
Menurut Jiang Jie, persiapan matang Bogor LavAni menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya meraih gelar juara.
Gelar Proliga 2022 ini memang terhitung istimewa. Sebab, Bogor LavAni sukses menjegal Surabaya Samator yang berstatus sebagai peraih tujuh gelar Proliga.
Berita Terkait
-
Fahry Septian Gantikan Peran Doni Haryono di Bogor LavAni pada Proliga 2023
-
Dua Pemain Asing Ini Dipertahankan Bogor LavAni untuk Proliga 2023
-
Bogor LavAni Ditangani Pelatih Timnas Kuba untuk Proliga 2023
-
Bukan Hanya di Satu Tempat, Proliga 2023 Bakal Kembali Bergulir di Berbagai Kota
-
Pandemi Mereda, Voli Tanah Air Kembali Menggeliat
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati