Suara.com - Mundurnya jadwal pertandingan melawan Thailand jadi tantangan tersendiri bagi para pebulu tangkis Indonesia ketika tampil di matchday kedua Grup A Piala Thomas dan Uber 2022, Senin (9/5/2022).
Duel Indonesia vs Thailand yang seharusnya berlangsung pukul 19.00 WIB, harus molor sekitar satu jam karena panjangnya durasi pertandingan negara lain.
Situasi itu membuat para pebulu tangkis dari kedua negara, khususnya yang mendapat jadwal bermain di partai terakhir, harus tampil pada Selasa (10/5/2022) dini hari WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, pemain-pemain Indonesia tampil prima. Mereka berhasil mengalahkan Thailand dengan skor 4-1.
Salah satu wakil Merah Putih yang sukses menyumbang poin adalah tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito. Dia tampil di partai kelima atau penutup.
Sebagai wail terakhir, Shesar mengakui pertandingan ini jadi tantangan tersendiri. Sebab, dia mendapat jatah bermain pada pukul 00.30 WIB di mana dalam kondisi normal, dirinya sudah harus pergi tidur.
Dia mengaku harus berjuang untuk melawan kantuk dalam laga ini, meski pada akhirnya sukses meraih kemenangan atas Sitthikom Thammasin dengan dua gim langsung 21-19, 21-14.
"Secara fisik memang sudah ngantuk karena biasa tidur paling larut jam 11 (malam). Tapi ini setengah satu (00.30) baru main," kata Shesar dikutip dari Antara, Selasa (10/5/2022).
"Untungnya tidak jadi beban, karena teman-teman juga tetap dukung sampai terakhir. Ini bentuk kerja sama tim yang bagus."
Baca Juga: Susunan Pemain Ganda Lawan Thailand Berubah, Ini Penjelasan Herry IP
Pebulu tangkis peringkat ke-24 ini juga tak mengeluh karena mengisi partai penutup saat menghadapi tim tuan rumah. Baginya, tampil maksimal adalah keharusan agar bisa memberikan kepercayaan diri bagi anggota tim yang lain.
Ia pun sangat bersyukur bisa mendapat dukungan penuh dari anggota tim dan pelatih. Sama seperti saat menghadapi Singapura hari Minggu, Shesar tetap tampil maksimal meski timnas sudah dipastikan menang secara skor.
"Alhamdulillah hari ini bisa menang, dan yang penting saya sudah main sebaik mungkin dan maksimal. Memang tujuannya bukan untuk santai meski di awal sudah ada yang menang. Lakukan yang terbaik saja lah," tuturnya.
Untuk pertandingan penyisihan Grup A selanjutnya, Skuad Merah Putih akan menghadapi tim Korea Selatan pada hari Rabu. Shesar menilai meski timnas sudah punya modal dua kemenangan, namun mereka sepakat untuk keluar sebagai juara grup sehingga enggan untuk mengendurkan semangat.
"Menurut saya memang harus sama seperti sebelumnya, semua partai penting. Kemungkinan kami akan turun di kekuatan terbaik dan harapannya menjadi juara grup. Jadi harus habis-habisan setiap partai," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jadwal dan Link Live Streaming Piala Thomas dan Uber 2022: Putri Indonesia Hadapi Jerman
-
Klasemen Piala Thomas 2022 Usai Indonesia Hajar Thailand 4-1: Garuda Lolos ke Perempat Final
-
Piala Thomas 2022: Berstatus Pasangan Baru, Bagas / Kevin Tundukkan Ganda Putra Thailand
-
Piala Thomas 2022: Hendra / Ahsan Bawa Indonesia Imbangi Thailand 1-1
-
Gagal Sumbang Poin di Partai Pembuka Lawan Thailand, Anthony Ginting Kecewa Berat
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026