Suara.com - Pebulu tangkis asal Jepang, Chiharu Shida, jadi perbincangan publik di sosial media karena dianggap memiliki paras yang cantik.
Perhatian untuk Chiharu Shida semakin ramai didapatkan terlebih setelah mengalahkan ganda putri Indonesia di ajang Piala Uber 2022.
Berpasangan dengan Nami Matsuyama, Chiharu Shida dan partnernya itu mampu mengalahkan ganda putri Indonesia, Melani Mamahit/Tryola Nadia di Impact Arena, Bangkok, Rabu (11/5/2022).
Malani/Tryola sebetulnya mampu memberikan perlawanan, namun pada akhirnya harus mengakui kekalahan dari lawannya lewat pertarungan rubber game dengan skor 16-21, 21-18, dan 15-21.
Lantas, siapa sebetulnya Chiharu Shida ini? Berikut ulasan profilnya.
Profil Chiharu Shida
Wanita kelahiran kelahiran Hachirgata, Akita, Jepang, 29 April 1997 ini merupakan atlet badminton asal Jepang yang namanya kini tengah naik daun.
Nama Chiharu kini kerap mencuri perhatian para penggemar bulutangkis di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Tidak hanya karena kemampuannya dalam bermain, tapi juga karena parasnya yang manis dan cantik.
Chiharu Shida berasal dari klub badminton di Jepang bernama Saishunkan. Dia sudah berpasangan dengan Nami Matsuyama sejak masih junior.
Bersama Matsuyama, Chiharu Shida meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior 2015 dan perunggu Kejuaraan Asia Junior 2015.
Setelah itu Chiharu Shida sempat dipisahkan dari Matsuyama dan dipasangkan dengan Yuki Fukushima. Pasangan ini mampu meraih gelar Vietnam International 2016 dan jadi runner-up Spanish International.
Di tahun 2017, Chiharu Shida kembali dipasangkan dengan Nami Matsuyama. Gelar pertama mereka hadir di Smiling FIsh International 2017 di Thailand.
Gelar BWF World Tour pertama yang diraih oleh Chiharu Shida lantas baru datang pada 2018 saat menjuarai Chinese Taipei Open Super 300.
Koleksi gelar Chiharu Shida yang didapatkan bersama Nami Matsuyama terus bertambah, mulai dari U.S Open, Korea Masters, Indonesia Masters, Indonesia Open, hingga teranyar menjadi kampiun All England 2022.
Chiharu Shida juga menjadi bagian dari tim putri Jepang yang meraih gelar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2020 di Manila, Filipina.
Berita Terkait
-
Japan Open 2023: Hari Pertama, Apriyani/Fadia Hadapi Unggulan Tuan Rumah
-
Persiapan Hadapi Matsuyama/Shida, Apriyani/Fadia: Tidur Nyenyak dan Makan Enak
-
Hasil Final Indonesia Open 2022: Nami / Chiharu Menangi Derbi Jepang di Sektor Ganda Putri
-
Indonesia Open 2022: All-Japanese Final Tercipta di Ganda Putri
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak