Para pecinta olahraga bulu tangkis pasti sudah tidak akan asing lagi dengan Gillian Clark, seorang komentator legendaris bulu tangkis dunia. Suara Oma Gill memang selalu ditunggu-tunggu para pecinta olahraga raket di setiap pertandingan.
Oma Gill merupakan salah satu komentator yang argumentasinya kerap menarik perhatian. Komentarnya kerap kali disukai oleh pecinta bulu tangkis karena ia selalu menyertakan riset analisis nya untuk berkomentar.
Dalam sebuah video, Oma Gill juga ternyata memiliki catatan bagi para pemain bulu tangkis Indonesia. Ia juga masih mengingat masa-masa kejayaan bulu tangkis Indonesia dari zaman Susi Susanti, hingga Greysia Polii dan Apriyani Rahayu.
Oma Gill baru-baru ini memberikan komentarnya mengenai pemain tunggal putri Indonesia. Menurutnya, tunggal putri Indonesia masih belum bisa menandingi kecemerlangan Susi Susanti, pemain bulu tangkis legendaris dan kebanggaan Indonesia.
Berdasarkan data yang sudah ia riset, Oma Gill mengatakan para pemain tunggal putri Indonesia beserta para pelatih harus bisa berlatih lebih keras lagi. Karena dalam kacamatanya, ia menyebut bahwa belum ada yang bisa menandingi sang legendaris tunggal putri Indonesia, Susi Susanti.
“Menurut saya, pemain tunggal putri Indonesia dan para pelatihnya harus bekerja lebih keras, karena belum ada yang menandingi kecemerlangan Susi Susanti,” ujar Oma Gill dalam wawancara dengan wartawan BBC Indonesia di Inggris, Mohamad Susilo.
Komentar tersebut ia ungkapkan berdasarkan hasil analisanya dari beberapa pertandingan tunggal putri yang sudah berlangsung sebelum-sebelumnya. Diketahui, untuk bisa memberikan komentarnya, Oma Gill selalu melakukan riset dengan membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam.
Jadi, saat memberikan komentar, ia tidak memberikan komentar sembarangan, tetapi memaparkan hasil pengamatan dan disertai dengan data yang memadai.
Tidak hanya itu, Oma Gill juga menyebutkan bahwa dalam liga bulu tangkis, sektor tunggal putri Indonesia harus bisa lebih diperkuat. Hal ini demi bisa kembali mencapai puncak kejayaan bulu tangkis putri Indonesia, seperti pada saat masa-masa kejayaan oleh Susi Susanti.
Baca Juga: Koalisi Golkar, PPP dan PAN Dinilai Hanya Alat Bargaining Politik Reshuffle Kabinet
"Jadi sektor tunggal putri Indonesia harus diperkuat lagi," pesan Oma Gill.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Koalisi Golkar, PPP dan PAN Dinilai Hanya Alat Bargaining Politik Reshuffle Kabinet
-
Preview Indonesia Vs Myanmar, Siapa yang Akan Lolos ke Semifinal SEA Games 2022
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal dan Jadi Juara Grup A SEA Games 2021
-
Tiga Partai Berkoalisi, Pengamat: Pertanyaannya, Apa Ini Arahan dari Istana?
-
Presiden Jokowi Diminta Pecat Menteri yang Rugikan Negara, Pengamat: Mereka Digaji dari Uang Rakyat
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
Terkini
-
Debut Manis Dejan/Bernadine! Taktik Jitu Berbuah Tiket 16 Besar Indonesia Masters 2026
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Pekan Ketiga 22-25 Januari: Derbi Jakarta Memanas di Bandung!
-
Pecco Bagnaia Petik Pelajaran Berharga dari MotoGP 2025
-
Nonton Gratis di HP! Ini Link Live Streaming Aksi Wakil Tanah Air di Indonesia Masters 2026 Hari Ini
-
Jadwal Indonesia Masters 2026 Hari Ini, Rabu 21 Januari: Ginting hingga Putri KW Tampil
-
Leo/Bagas Bersua Fajar/Fikri di Babak 16 Besar Indonesia Masters 2026
-
Debut di Istora Sebagai Ganda Baru, Shohibul Fikri Ungkap Kesan Berpasangan dengan Fajar Alfian
-
Alami Jari Sobek, Reza Pahlevi Ceritakan Kondisi Terkini di Indonesia Masters 2026
-
Aturan Baru Servis '25 Detik' Diterapkan di Indonesia Masters 2026, Sabar/Reza Mendukung
-
Marc Marquez Prioritaskan Bertahan di Ducati, Buka Opsi Kontrak Baru Dua Musim