- Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie tersingkir di babak 16 besar All England 2026.
- Jonatan kalah dua gim langsung melawan Lin Chun-yi dari Taiwan di Utilita Arena Birmingham, Inggris.
- Lin Chun-yi dinilai tampil sangat solid dengan tempo cepat dan variasi pukulan menyulitkan Jonatan.
Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus mengakhiri perjuangannya di All England Open 2026 setelah kalah dari wakil Taiwan Lin Chun-yi pada babak 16 besar.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis waktu setempat, Jonatan takluk dua gim langsung dengan skor 19-21, 12-21.
“Puji Tuhan tetap bersyukur walau hasil akhirnya belum sesuai dengan harapan, tapi saya rasa saya sudah melakukan yang terbaik,” kata Jonatan dalam keterangan resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Menurut Jonatan, Lin tampil sangat solid sepanjang pertandingan dengan tempo permainan yang cepat serta variasi pukulan yang membuatnya kesulitan mengembangkan strategi.
“Dia bermain jauh lebih cepat, terus juga punya beberapa variasi pukulan yang cukup menyulitkan dan tidak gampang dimatikan,” ujar Jonatan.
Situasi tersebut membuat Jonatan merasa kurang tenang di lapangan sehingga strategi yang telah disiapkan tidak berjalan maksimal.
“Jadi mungkin dari hal itu saya kurang tenang, kurang bisa lebih sabar. Ada beberapa penerapan strategi yang sedikit miss,” katanya.
Meski kalah, Jonatan menegaskan hasil tersebut tidak berkaitan dengan jeda panjangnya dari turnamen sebelumnya.
“Kalau ditanya karena pengaruh saya lama break dari turnamen, saya rasa tidak ada,” ujarnya.
Baca Juga: All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
Dalam pertandingan itu, Jonatan sempat membuka peluang pada gim pertama setelah unggul 11-9 saat interval. Namun, Lin mampu membalikkan keadaan melalui serangan cepat dan konsisten hingga menutup gim pertama dengan skor 21-19.
Memasuki gim kedua, tekanan dari Lin semakin meningkat. Serangan bertubi-tubi membuat Jonatan kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya menyerah 12-21.
Hasil ini membuat langkah Jonatan kembali terhenti pada babak 16 besar All England, sama seperti yang dialaminya pada edisi sebelumnya. Padahal, pemain asal Indonesia tersebut pernah menjuarai turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu pada 2024.
(Antara)
Berita Terkait
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026