- Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, melaju ke perempat final All England 2026.
- Mereka mengalahkan sesama wakil Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, dalam dua gim ketat di Birmingham.
- Kunci kemenangan mereka adalah pemanfaatan momentum serta pengendalian tempo pada poin-poin krusial pertandingan tersebut.
Suara.com - Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memastikan tempat di perempat final All England 2026 setelah memenangi duel sesama wakil Merah Putih melawan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu pada babak 16 besar.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis waktu setempat, Amri/Nita menang dua gim langsung dengan skor ketat 22-20, 21-18.
“Alhamdulillah penampilan kedua di debut All England bisa baik. Semua persiapan bisa dikeluarkan di sini dan akhirnya menang,” ujar Amri dalam keterangan resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) setelah pertandingan.
Amri menilai pertandingan berlangsung sengit karena kedua pasangan sama-sama menjalani debut di turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut. Selain itu, mereka juga sudah sangat memahami karakter permainan satu sama lain.
“Permainannya ketat dan ramai sekali. Fokus, tensi, juga speed-nya sangat intens. Kami sama-sama sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing,” katanya.
Ia menjelaskan, kunci kemenangan mereka terletak pada kemampuan memanfaatkan momentum di poin-poin krusial menjelang akhir gim.
“Mereka juga bermain sangat bagus, hanya saja di poin-poin terakhir kami bisa lebih memanfaatkan situasi, pegang kendali dan tempo. Kesempatan di poin akhir itu yang membuat kami unggul,” ujarnya.
Sementara itu, Nita mengakui duel tersebut sarat gengsi karena kedua pasangan sama-sama ingin meraih hasil terbaik pada penampilan perdana mereka di All England.
“Sejujurnya kami berempat sama-sama tidak mau kalah karena ini debut di All England, jadi pasti ingin hasil yang bagus,” kata Nita.
Baca Juga: All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
Menurutnya, kedekatan kedua pasangan yang sering berlatih bersama membuat pertandingan semakin menegangkan karena masing-masing sudah mengetahui pola permainan lawan.
Untuk mengatasi tekanan, Nita berusaha menikmati pertandingan sambil tetap menjaga fokus pada setiap reli.
“Saya mencoba lebih enjoy di lapangan. Kak Amri juga terus mengingatkan untuk tetap fokus dan rileks, jadi saya bisa menikmati satu poin demi satu poin,” ujarnya.
Pada babak perempat final nanti, Amri/Nita akan menghadapi pasangan unggulan keenam asal China, Guo Xinwa/Chen Fanghui.
Amri menyebut seluruh peserta yang tampil di turnamen tersebut memiliki kualitas tinggi sehingga mereka harus kembali menyiapkan permainan terbaik.
“Semua yang turun di sini adalah pemain bagus, yang membedakan hanya rankingnya saja. Kami ingin kembali mengeluarkan kemampuan terbaik untuk Indonesia,” kata Amri.
(Antara)
Berita Terkait
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Putri KW Revans Michelle Li di Indonesia Open 2026: Saya Puas!
-
Fadia/Tiwi Ungkap Rahasia Kalahkan Wakil Hong Kong di 16 Besar Indonesia Open 2026
-
Rahasia Comeback Ana/Trias di Indonesia Open 2026: Manfaatkan Angin Istora Demi Bungkam Wakil Taipei
-
Indonesia International Open 2026 Hadirkan Juara Dunia, Perebutkan Total Hadiah Rp1,6 Miliar
-
Pebulu Tangkis Hong Kong Keturunan Indonesia Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Ana/Trias dan Rachel/Febi Menang, Ganda Putri Indonesia Amankan Tiket Semifinal
-
3 Makanan Indonesia Favorit Angus Ng Ka Long, Bintang Hong Kong Keturunan Surabaya
-
Kisah Angus Ng Ka Long di Indonesia Open 2026: Punya Darah Indonesia, Doyan Sop Buntut
-
Goh/Shevon Akui Kemenangan Dramatis atas Wakil Indonesia Jadi Titik Balik Mental
-
Tak Mau Dijuluki Mini Minions, Raymond/Joaquin Pilih Dikenal sebagai Ray-Jo