Suara.com - Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri gagal menyumbangkan medali bagi Indonesia di nomor 4x100 m estafet putra cabang atletik SEA Games 2021 Vietnam. Kegagalan ini membuat Zohri bertekad sumbangkan medali emas di nomor 100 meter putra.
Bersama tiga pelari lainnya, Sudirman Hadi, Wahyu Setiawan, dan Eko Rimbawan, Zohri finis di peringkat keempat Hanoi di National Sports Complex, My Dinh, Hanoi, Senin (16/5/2022) tadi malam.
"Belum rezeki. Saya berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang sudah mendukung dan mendoakan kami," kata Zohri seperti dimuat TIMES Indonesia --jaringan Suara.com, Selasa (17/5/2022).
"Terima kasih banyak. Mohon maaf belum bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Tetap doakan saya pada lomba 100 meter nanti," sambungnya.
Zohri akan kembali berlomba untuk membawa harum nama Indonesia pada lomba 100 meter putra pada Rabu (18/5/2022), masih di National Sports Complex, My Dinh.
"Harapan saya semoga masyarakat Indonesia tetap mendoakan saya untuk lomba nanti," ujar peraih medali perak pada Asian Games 2018 tersebut.
"Insyaallah targetnya medali emas. Doakan saja. Saya tidak berpikir terbebani atau tidak. Sebab saya fokus dengan kemampuan saya saja," tukasnya.
Dalam cabang olahraga atletik pada hari ini, Indonesia sendiri meraih dua medali perak dan dua medali perunggu.
Dua medali perak diraih oleh Agustina Manik pada nomor 800 meter putri dan Emilia Nova pada lari gawang 100 meter putri.
Baca Juga: Luhut Bakar Semangat Lalu Zohri Cs Jelang SEA Games Vietnam
Sementara medali perunggu, direbut oleh Maria Londa pada nomor lompat jauh putri dan Atjong Tio Purwanto dalam nomor halang rintang 3000 m putra.
Berita Terkait
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Kisah Muhamad Alfiana, Pegawai Honorer yang Tampil di Liga Hoki Jerman
-
Boni Hargens: Rekrut Atlet SEA Games Bukti Komitmen Moral Kapolri Listyo Sigit
-
Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet, BRI & Kemenpora Gelar Program Literasi Keuangan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026
-
Belum Terbendung, LavAni Kembali Raih Kemenangan atas Medan Falcons