Suara.com - Johann Zarco sejauh ini menjadi pembalap Ducati paling konsisten di MotoGP 2022. Tak heran jika pria Prancis ini berhasil duduk di peringkat tiga klasemen, di bawah Aleix Espargaro dan Fabio Quartararo.
Berhasil mengungguli duo pembalap tim pabrikan, Francesco Bagnaia dan juga Jack Miller, Zarco mengatakan bahwa dirinya tak diistimewakan oleh Ducati.
"Kini kami punya peluang untuk berebut gelar, dan kini saya berada di posisi tiga klasemen karena saya konsisten di empat balapan terakhir," ucap Zarco seperti dilansir dari Crash.
"Ducati punya empat pembalap di lintasan dan itu membantu pembalap untuk membandingkan dirinya serta untuk berkembang," imbuhnya.
"Tak ada dukungan dari Ducati melebihi pembalap lain karena posisi saya, ini yang saya suka dari Ducati," lanjutnya.
Pembalap yang meraih posisi dua di MotoGP Jerman 2022 ini juga berujar bahwa ia kaget dengan perfomra Aprilia yang sangat konsisten masuk lima besar.
"Tak ada dukungan lebih dari Ducati cuma karena saya berada di posisi tiga, dukungan mereka sudah penuh," kata rekan setim dari Jorge Martin ini.
"Aprilia adalah kejutan karena Aleix dan mereka bekerja sangat baik musim ini, kami punya potensi tinggi tapi kami sulit diraih," kata Johann.
"Selain itu, Fabio Quartararo sangat konstan, saya berusaha mengikutinya dan saya unggul jauh dari pembalap di belakang saya, tetapi putaran terakhir seperti mimpi buruk saat saya mencoba mengendalikan motor," pungkasnya.
Baca Juga: Valentino Rossi Membongkar Relasinya dengan Jorge Lorenzo, Ada Fakta Unik Diluar Dugaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit