Suara.com - Setelah berakhirnya ajang Indonesia Open 2022, catatan pebulu tangkis pada peringkat BWF World Tour Finals 2022 masih belum cukup bisa dikatakan impresif.
Berdasarkan perhitungan terbaru pada ranking BWF World Tour Finals 2022, hanya ada empat pebulu tangkis Indonesia yang bisa lolos.
Menurut rencana, ajang BWF World Tour Finals 2022 akan diselenggarakan di Guangzhou, China, pada 14 hingga 18 Desember 2022.
Sebagai informasi, hanya delapan peringkat teratas dunia di setiap sektor yang berhak mengikuti turnamen tertutup tersebut. Selain itu, setiap negara juga maksimal mengirimkan dua wakil di setiap sektor.
Untuk nomor ganda putra, Indonesia masih bisa bernafas lega karena ada tiga wakilnya yang sukses melejit di urutan teratas.
Di urutan pertama, ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan perolehan 44.150 poin. Jumlah ini disusul oleh Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di urutan kedua dengan koleksi 37.730 poin.
Sedangkan di peringkat ketiga ada Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana dengan perolehan 34.560 poin. Artinya, tidak ada Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam daftar ini.
Pasangan ganda putra nomor satu dunia itu masih tersungkur di peringkat ke-19 dengan koleksi 19.620 poin.
Sementara itu, sektor tunggal putra juga mengalami nasib serupa. Ada dua wakil Indonesia yang sukses masuk ke peringkat 10 besar Rangking BWF World Tour Finals 2022.
Baca Juga: Fokus Pemulihan, Kevin/Marcus Mundur dari Tiga Turnamen Asia
Dua pebulu tangkis yang dimaksud ialah Jonathan Christie di urutan kelima dengan 31.170 poin dan Anthony Sinisuka Ginting di urutan ketujuh dengan 29.490.
Untuk nomor ganda campuran, ada Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, yang berada di urutan ke-10 dengan koleksi 25.730 poin. Mereka harus bekerja keras di sisa turnamen BWF World Tour andai ingin lolos.
Sementara itu, tak ada satu pun wakil Indonesia di nomor tunggal putri dan ganda putri yang mampu menembus peringkat delapan besar BWF World Tour 2022.
Apabila mereka ingin lolos ke ajang ini, maka perjuangan ekstra keras wajib dikerahkan pada sisa gelaran BWF World Tour tahun ini.
Menurut jadwal, masih ada beberapa ajang BWF World Tour di tahun 2022 hingga November 2022 yang bisa dimanfaatkan untuk mendulang poin sebanyak mungkin.
Penulis: Muh Adif Setiawan
Tag
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya