Suara.com - Tim tenis meja beregu putra Indonesia menempati peringkat satu sekaligus memastikan meraih emas kelas TT8 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 dalam ASEAN Para Games 2022 di Solo Techno Park Surakarta, Jawa Tengah, Senin (1/8/2022).
Pasangan Banyu Tri Mulyo dan M Rian Prahasta yang menang 11-9, 11-4, dan 11 -7 atas pasangan dari Vietnam membuka keunggulan bagi Indonesia 1-0.
Pada pertandingan kedua tunggal putra Indonesia M Rian Prahasta juga mampu mengalahkan pemain tunggal Vietnam dengan skor 11-7. 11-8, dan 11-5, sehingga kedudukan menjadi 2-0 untuk tuan rumah.
Kemenangan itu membawa tim tenis meja putra Indonesia untuk kelas TT88 menempati rangking satu dan berhak mendapatkan medali emas, sedangkan perak direbut oleh Thailand dan perunggu oleh Vietnam.
Sementara itu di kelas TT1-3, tim tenis meja putra Indonesia harus puas dengan medali perak setelah dikalahkan Vietnam dengan skor 0-2.
"Kami berharap tenis meja Indonesia bisa mencapai target pada APG 2022 dengan 12 emas, 18 perak,dan 17 perunggu dari 40 nomor yang dipertandingkan dalam tenis meja, baik tunggal, ganda, campuran, maupun beregu," kata Pelatih Tenis Meja NPC Indonesia Bayu Widihapsara Purba seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Cetak Sejarah, Atlet Tenis Meja Muda Indonesia Juarai Turnamen Dubai
-
Turnamen Tenis Meja Inklusif di Jakarta Buktikan Disabilitas Bukan Penghalang Prestasi
-
Masuk Tahun Kedua, Turnamen Tenis Meja Mujahidien Cup 2025 Rampung Digelar
-
Pelajaran Berharga Leli Marlina di Paralimpiade Paris 2024, Modal Kejar Tiket ke Los Angeles
-
Beda Outfit Habib Jafar dan Onad saat Tanding Tenis Meja Bikin Ngakak Netizen: Soleha Bersama Solehot
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko