Suara.com - Pembukaan kejuaraan bulu tangkis Piala Presiden 2022 yang berlangsung di GOR Nanggala, Jakarta Timur, diramaikan upacara peresmian yang menghadirkan parade pakaian adat dari perwakilan kontingen daerah.
Seluruh 30 pengurus provinsi PBSI ikut ambil bagian dalam kemeriahan ini, dengan menurunkan sejumlah pebulu tangkisnya yang bersolek mengenakan pakaian khas masing-masing.
Salah satunya pengprov PBSI Sulawesi Selatan, yang menurunkan tiga pemainnya yang bersolek mengenakan Baju Bodo dalam upacara pembukaan yang dihadiri Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali.
"Dari Sulsel ada 12 atlet, tapi kami bertiga yang diminta mewakili memakai pakaian daerah. Kami pakai Baju Bodo," kata Satria, salah satu pebulu tangkis muda asal Sulawesi Selatan saat ditemui ANTARA di Jakarta Senin (1/8/2022).
Perkenalan Pengprov PBSI Sulawesi Selatan di Piala Presiden 2022 diwakili oleh dua atlet putra dan satu putri.
Menurut atlet yang bermain di nomor ganda putra ini, ia dan kedua rekannya sengaja menyewa Baju Bodo demi tampil apik di upacara pembukaan.
"Bajunya sewa, tapi kami ingin tampil bagus. Kalau di acara resmi memang sudah biasa memakai pakaian ini, tidak sulit untuk memakainya," tutur Satria, yang tampil dengan atasan jas tutup berwarna hitam, lengkap dengan sarung yang dibebat sabuk, dan tak ketinggalan mengenakan penutup kepala khas Bugis yang disebut Songkok Recca.
Kontingen lain juga tak kalah meriah, misalnya Pengprov PBSI Kalimantan Barat yang tampil dengan perpaduan pakaian Baju Kurung dan Teluk Belanga yang bergaya Melayu, dan pakaian khas Dayak.
Menurut pelatih Pengprov PBSI Kalbar Rony Alkusari, kontingennya juga tak ingin ketinggalan dalam memeriahkan upacara pembukaan Piala Presiden yang menjadi ajang perdana.
Baca Juga: Ketua INASPOC Pastikan Presiden Jokowi Hadiri Penutupan ASEAN Para Games 2022
"Kami sengaja membawa perpaduan gaya Melayu dan Dayak, karena di sana (Kalbar) budaya yang paling kental ya itu. Untuk yang pria memakai kostum Teluk Belanga dan perempuannya Baju Kurung. Serta satu lagi pakai pakaian khas Dayak," Rony menceritakan.
Untuk pakaian gaya Melayu, baik atlet putra dan putri senada mengenakan pakaian berwarna kuning. Desain pakaian prianya mirip dengan Baju Bodo khas Bugis, namun dengan kain tenun dengan corak khas Kalimantan Barat.
Perbedaan lainnya ialah, jika bagian kepala di Baju Bodo mengenakan peci yang menutup penuh, maka pada Teluk Belanga digunakan pengikat kepala berupa kain ikat bernama Puncak.
Sedangkan Baju Kurung yang dikenakan atlet putri berupa atasan kebaya polos tanpa ornamen, dan memakai rok dengan warna yang seragam.
Terakhir, pakaian adat Dayak yang ditampilkan Pengprov PBSI Kalbar ialah pakaian berwarna hitam dengan unsur utamanya ialah rompi yang lengkap dengan ornamen manik-manik membentuk pola khas dayak.
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026 Makin Meriah, DPMM FC Brunei Pastikan Ambil Bagian
-
Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!
-
Drawing Piala Presiden 2026 Rampung: 64 Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Siap Bertanding
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026