Suara.com - Pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo dalam tekanan besar jelang tampil di MotoGP Austria 2022 yang akan berlangsung akhir pekan ini. Kemenangan wajib di dapat guna mengokohkan posisinya di puncak klasemen sementara.
Fabio Quartararo punya kewajiban untuk menjuarai MotoGP Austria 2022 menyusul hasil jeblok dalam dua balapan sebelumnya. Hasil itu membuatnya kini cuma unggul 22 poin dari Aleix Espargaro (Aprilia) selaku rival terdekat.
Setelah beberapa balapan pada awal musim, Quartararo menjadi pebalap favorit untuk gelar juara 2022. Namun, kesalahan di Assen dan balapan yang berat di Silverstone, yang keduanya dimenangkan Francesco Bagnaia (Ducati) seakan membalikan keadaan.
Misi bangkit Fabio Quartararo di MotoGP Austria 2022 diprediksi bakal sangat berat, mengingat sirkuit Red Bull Ring di Spielberg tidak ramah untuk motor Yamaha.
Sebaliknya, sirkuit ini merupakan ladang kemenangan bagi Ducati yang sejak 2016 hingga 2020 selalu menjadi pemenangnya, sebelum pebalap KTM Brad Binder meruntuhkan dominasi itu musim lalu.
"Setelah Silverstone, saya sedikit kecewa, tapi saya menggunakan energi itu untuk hal-hal yang produktif. Saya telah giat berlatih dan merasa fokus dan siap untuk akhir pekan ini," kata Quartararo dalam laman resmi tim dikutip dari Antara, Kamis (18/8/2022).
"Tanpa ada penalti, GP ini akan terasa lebih 'normal'," kata Quartararo yang harus menjalani long lap di Silverstone sebagai hukuman atas insiden di Assen.
"Tujuan kami adalah melakukan yang terbaik di sini. Kami tahu Spielberg bukan trek terkuat bagi kami, tapi saya finis ketiga di sini pada 2019 dan 2021. Apabila kami bertindak dengan benar dan bekerja keras, kami dapat meraih hasil yang baik."
Menuju Austria, Fabio Quartararo dari Yamaha berada di bawah tekanan saat posisinya hanya 22 poin dari rival terdekat Aleix Espargaro dari tim Aprilia yang menjadi satu-satunya pebalap yang selalu finis dengan poin sejauh ini pada 2022.
Baca Juga: Jelang MotoGP Austria 2022: Maverick Dapat Hadiah Spesial dari Tom Cruise
Sedangkan pebalap Ducati Francesco Bagnaia perlahan-lahan merangkak ke posisi tiga klasemen dengan gap 49 poin, berbekal empat kemenangan dalam tujuh balapan terakhir, demikian Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Statistik MotoGP Austria 2022: Andrea Dovizioso Punya Catatan Apik di Red Bull Ring
-
Jelang MotoGP Austria 2022: Fabio Quartararo atau Francesco Bagnaia Berjaya?
-
MotoGP Austria 2022: Joan Mir bakal Segera Diumumkan Honda Jadi Tandem Marc Marquez
-
Jelang MotoGP Austria 2022, Joan Mir Lesu seperti Kehilangan Motivasi
-
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Austria 2022, Sirkuit Red Bull Ring Penuh Kejutan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M