Suara.com - Lompat jauh merupakan salah satu olahraga yang cukup populer di dunia ini. Untuk melakukannya, ada beberapa teknik dasar yang harus dicermati agar menghasilkan jarak yang maksimal.
Teknik dasar dalam melakukan lompat jauh ini meliputi sejumlah tahap-tahapan serta gerakan yang harus dilakukan agar lompatan yang dihasilkan bisa menjangkau jarak yang jauh.
Hal ini karena lompat jauh adalah gerakan melompat untuk membawa titik berat badan selama mungkin di udara sehingga bisa mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.
Teknik-teknik dasar dalam melakukan lompat jauh ini bisa memberikan keuntungan bagi seorang pelompat, terutama ketika mengikuti perlombaan.
Berikut Suara.com menyajikan sejumlah teknik dasar dalam lompat jauh agar bisa menghasilkan jarak lompatan yang sejauh-jauhnya.
1. Teknik Awalan
Teknik pertama yang harus diperhatikan ketika melakukan lompat jauh adalah awalan. Sebab, ini menjadi tahap paling awal dan juga berfungsi sebagai ancang-ancang saat melakukan lompat jauh.
Untuk menghasilkan lompatan yang jauh, maka seorang atlet harus mengambil ancang-ancang dengan berlari sekencang mungkin untuk mendapatkan kecepatan yang maksimal.
Berlari dengan secepat mungkin ini berfungsi untuk memperoleh kecepatan horizontal secara maksimal yang nantinya akan diubah menjadi kecepatan vertikal saat melakukan lompatan.
Baca Juga: Momen Romantis SEA Games 2021, Atlet Vietnam Lamar Kekasih Usai Gondol Medali Emas
2. Teknik Tolakan
Selanjutnya, teknik tolakan merupakan tahapan kedua yang juga sangat penting dalam lompat jauh. Tolakan merupakan momen berubahnya kecepatan horizontal yang diperoleh ketika berlari menjadi kecepatan vertikal.
Salah satu tekniknya yakni menggunakan kaki paling kuat dalam melakukan tolakan. Sehingga, seluruh tubuh akan terangkat ke atas dan melambung di udara.
Kunci penting dari teknik tolakan ini ialah mengkombinasikan kecepatan berlari dan kekuatan di kaki untuk menghasilkan tolakan yang maksimal.
3. Sikap Melayang
Teknik selanjutnya yang juga berpengaruh terhadap hasil lompatan ialah teknik melayang atau sikap badan ketika sudah berada di udara.
Tag
Berita Terkait
-
Dua Rekor Pecah di SAC Indonesia 2023, Kontingen Jawa Tengah Mendominasi
-
Sejarah Hari Ini: Pembuatan Rekor Lompat Jauh oleh Peter O'Connor
-
SEA Games 2023: Maria Londa Sempat Alami Cedera Kaki Sebelum Raih Emas Lompat Jauh
-
Gagal Sabet Emas SEA Games 2023, Sapwaturrahman: Tidak Puas, Tapi Harus Disyukuri
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026