Suara.com - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menembus peringkat 30 besar dalam daftar ranking Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dirilis pada Selasa (20/9/2022).
Dalam daftar peringkat terbaru BWF untuk pekan ke-38 musim kompetisi 2022, Apriyani/Fadia naik tiga strip ke peringkat 28 dunia dengan koleksi 45.690 poin.
Ganda putri yang baru dipasangkan pada awal tahun ini dan melakukan debutnya di SEA Games Vietnam, Mei lalu terus mengalami peningkatan peringkat seiring dengan penampilan konsisten kedua pemain itu dalam beberapa turnamen yang mereka ikuti sepanjang tahun ini.
Apriyani/Fadia pertama kali mendapat peringkat dunia BWF di posisi ke-210 setelah menjadi runner-up Indonesia Masters 2022 yang digelar pada Juni.
Peringkat mereka kemudian melesat menembus 100 besar dunia setelah melaju ke perempat final turnamen Super 1000 Indonesia Open 2022.
Perlahan tapi pasti, peraih emas SEA Games Vietnam itu terus berupaya membuktikan diri menjadi penerus ganda putri Indonesia yang telah ditinggalkan Greysia Polii yang memutuskan pensiun. Apriyani/Fadia meraih gelar super series pertama mereka dalam ajang Malaysia Open 2022 (Super 750) Juli lalu setelah mengalahkan sederet ganda putri elite dunia lainnya.
Kemenangan tersebut berhasil membawa mereka naik hingga 54 angka ke peringkat ke-79 dunia.
Apriyani/Fadia meraih gelar keduanya di Singapore Open 2022, Juli, yang mengantarkan mereka naik peringkat menembus 50 besar dunia.
Pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian memang menargetkan anak didiknya tersebut bisa segera menembus ranking delapan besar dunia agar dapat mengikuti turnamen kualifikasi Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga: Indonesia International Series 2022: Bilqis Prasista dan Syabda Perkasa Menangi Babak Pertama
"Target Apri/Fadia secepat mungkin masuk top elite dunia, yaitu ranking delapan besar," kata Eng Hian seperti dimuat Antara.
Peringkat satu dunia ganda putri masih ditempati pasangan China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, diikuti dua wakil Korea Selatan yaitu Kim So Yeong/Kong Hee Yong dan Lee So Hee/Shin Seung Chan yang masing-masing menduduki posisi kedua dan ketiga.
Berita Terkait
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
KPK Selidiki Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus