Suara.com - Petenis peringkat satu dunia Carlos Alcaraz tersingkir di babak pertama Astana Open, Kazakhstan, Selasa (4/10/2022), kalah 5-7 3-6 dari petenis Belgia David Goffin.
Juara US Open Alcaraz mengalami kekalahan dua set langsung pertamanya sejak November tahun lalu.
Alcaraz (19) memainkan turnamen ATP pertamanya sejak kemenangannya di New York yang membuatnya menjadi petenis nomor satu dunia termuda.
Dia bermain di Piala Davis bulan lalu, memenangi salah satu dari dua gelar tunggalnya saat Spanyol mengklaim tempat di perempat final.
Goffin mendapat tempat di babak utama setelah petenis remaja Denmark Holger Rune mundur. Dia berhadapan dengan petenis Prancis Adrian Mannarino di babak 16 besar.
"Saya selalu percaya bahwa saya memiliki level untuk menimbulkan masalah terhadap orang-orang itu," kata Goffin, mantan petenis 10 besar yang sekarang berada di peringkat ke-66, seperti disiarkan AFP.
"Ketika Anda bermain melawan petenis nomor satu dunia di panggung besar, kerumunan besar, api di dalam diri memberi Anda begitu banyak kekuatan untuk memainkan tenis terbaik Anda karena Anda tidak punya pilihan."
"Anda harus berjuang dan memberikan yang terbaik dan itulah yang terjadi hari ini. Saya selalu percaya saya memilikinya."
Kemenangan itu adalah ketiga kalinya bagi Goffin, yang berusia 31 tahun, melawan peringkat teratas, setelah mengalahkan Rafael Nadal pada 2017 dan 2020.
Baca Juga: Aldila Sutjiadi Lanjutkan Perjuangan di Turnamen Amerika Serikat
Sementara itu, tidak seperti Alcaraz, unggulan ketiga Stefanos Tsitsipas menghindari tersingkir lebih awal saat dia melewati Mikhail Kukushkin 6-3 6-4.
Petenis Yunani itu sedang memburu gelar ATP ketiga musim ini. Dia mencapai 50 kemenangan tingkat tur pada 2022 setelah mematahkan Kukushkin.
"Itu adalah pertandingan yang hebat dari sisi saya," kata Tsitsipas, yang akan menghadapi petenis kualifikasi Italia Luca Nardi untuk memperebutkan tempat perempat final.
Di sisi lain, Karen Khachanov menang pada pertandingan pertamanya sejak mencapai semifinal US Open, mengalahkan petenis Amerika Maxime Cressy 6-4 7-6(7/3).
Daniil Medvedev akan bermain melawan Albert Ramos-Vinolas di babak pertama. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
-
Panduan Lengkap Bermain Padel untuk Pemula: Peralatan dan Teknik Dasar
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games