Kehebatan Morten Frost sendiri terlihat dari prestasinya. Selama berkarier di dunia tepok bulu, ia mampu meraih beragam gelar bergengsi.
Tercatat Morten Frost pernah menjuarai All England sebanyak tiga kali dengan mengalahkan legenda-legenda bulu tangkis Indonesia seperti Liem Swi King dan Icuk Sugiarto.
Gelar All England-nya bisa saja bertambah banyak asal Morten Frost kala itu tak menjadi Runner Up sebanyak empat kali.
Tak hanya tampil apik di sektor tunggal putra, Morten Frost juga mampu tampil apik di sektor ganda putra, terutama saat berpasangan dengan Jesep Helledie dan menjuarai Scottish Open 1984.
Usai gantung raket, Morten Frost terjun ke dunia kepelatihan dengan menukangi tim bulu tangkis Denmark. Di tangannya, negaranya pun mampu meraih beragam gelar.
Total lebih dari 20 gelar internasional mampu direngkuh Denmark di bawah arahan Morten Frost, seperti medali emas Olimpiade 1996.
Setelahnya ia sempat menukangi Malaysia dan Afrika Selatan. Selain itu, Morten Frost juga sempat menjadi Direktur Teknik bagi Negeri Jiran.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Baca Juga: Ranking BWF Rehan/Lisa Melesat Usai Juara Hylo Open 2022
Berita Terkait
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Anthony Ginting Kalah Mengejutkan di Australian Open 2026! Disingirkan Ranking 73 Dunia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026