Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mengungkapkan bahwa kekalahan di Kejuaraan Dunia 2022 merupakan momen terbaik bagi dia dari seluruh turnamen yang diikuti pada tahun ini.
Jonatan mempunyai pandangan bahwa momen terbaik tidak melulu soal kemenangan atau podium juara. Kekalahan dia atas tunggal putra Taiwan Chou Tien Chen pada perempat final Kejuaraan Dunia 2022 di Tokyo pada Agustus lalu justru dikenang Jonatan sebagai pengalaman berharga karena dia merasa penampilannya mengalami peningkatan.
“Saya kira (momen terbaik) adalah ketika saya bertanding melawan Chou di Kejuaraan Dunia,” ujar Jonatan seperti dikutip dari Antara, Rabu (29/12/2022).
“Hasilnya memang buruk. Tapi jika kita lihat dari sudut pandang lain, itu adalah momen terbaik saya dan saya mengalami peningkatan,” katanya.
“Jika Anda bertanya kepada saya soal penampilan terbaik saya, itu tidak selalu tentang hasil. Itulah momen terbaik saya,” ujar dia menambahkan.
Pada Kejuaraan Dunia 2022, Jonatan harus melalui laga tiga gim berdurasi 1 jam 11 menit. Meski berhasil mengamankan lima match point, tunggal putra Indonesia itu pada akhirnya harus takluk 21-14, 11-21, 20-22 kepada Chou.
Jonatan mengawali tahun 2022 dengan mencapai tiga final beruntun saat tampil di Swiss Open, Korea Open, dan Kejuaraan Asia. Dari tiga final tersebut, tunggal putra peringkat keempat dunia tersebut hanya sanggup membawa satu gelar juara di Basel, Swiss, yang juga merupakan satu-satunya trofi yang dia bawa dari 17 turnamen yang dia ikuti pada tahun ini.
Jojo, sapaan akrab Jonatan, menembus final Korea Open 2022 namun kalah 21-12, 19-21, 15-21 dari wakil China Weng Hong Yang.
Di Kejuaraan Asia 2022, Jojo juga harus puas menjadi runner-up setelah takluk di tangan wakil Malaysia Lee Zii Jia dengan skor 17-21, 21-23.
Baca Juga: Away ke Gelora Bung Karno, Madam Pang: Ini Pertandingan Terberat Thailand
[Antara]
Berita Terkait
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026, Ada Dua Debutan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia