Suara.com - Pundi-pundi medali dari cabang balap sepeda kembali bertambah setelah Aiman Cahyadi mengemas perak pada nomor Mass Putra SEA Games XXXII/2023 Kamboja di Kulen Mountains, Siem Reap, Jumat (12/5/2023).
Aiman menyentuh garis finis kedua setelah bersaing ketat dengan pebalap sepeda asal Malaysia Nur Amirull Fakhruddin Mazuki yang akhirnya meraih medali emas dalam perlombaan dengan jarak total 150,6 km tersebut dengan catatan waktu 3 jam 22,50 menit. Perunggu menjadi milik pebalap Filipina Ronald Oranza yang juga finis dengan waktu yang sama.
"Bersyukur, bisa kembali meraih medali perak. Terima kasih kepada teman-teman yang sudah membantu saya sampai titik ini. Terima kasih kepada pelatih, staf semuanya yang sudah membantu saya," kata Aiman seperti dimuat ANTARA.
"Dukungan keluarga, kemudian bapak Listyo Sigit Prabowo (Ketua Umum PB ISSI) yang membina olahraga balap sepeda untuk terus konsisten terbina dan lebih baik lagi. Semoga kita bisa terus konsisten dengan pembinaan yang berkesinambungan sehingga balap sepeda bisa terus maju," kata Aiman menambahkan.
Balapan yang berlangsung sebanyak 6 lap dengan masing-masing lap sejauh 25,1 km itu penuh tantangan. Hujan yang mengguyur membuat para peserta berhati-hati dalam mengayuh sepeda.
Aiman bisa bersaing di posisi terdepan berkat dukungan tim Indonesia yang solid. Para pebalap Merah Putih lainnya yang turun adalah Odie Purnomo Setiawan, Muhammad Abdurrohman, Terry Yudha Kusuma, dan Bernard Benyamin Van Aert.
Semua pebalap tersebut kompak menerapkan strategi. Pelatih Timnas Balap Sepeda Indonesia Dadang Haries Poernomo mengatakan semula Terry Yudha yang diharapkan bersaing di posisi terdepan.
Namun insiden terjadi pada lap pertama sekitar 20 km dari garis start, ban sepeda milik Terry bocor. Kondisi tersebut, kata Dadang, membuat lawan menutup pergerakan Terry untuk bisa masuk ke barisan depan. Akhirnya tim mengubah strategi dengan mengandalkan Aiman.
"Memang hari ini beberapa perubahan strategi. Awalnya Terry Yudha yang kami gadang bisa menyelesaikan finis di barisan depan, namun mengalami pecah ban. Begitu melihat peristiwa tersebut, beberapa pebalap lawan berusaha menutup Terry agar tidak bisa masuk lagi dalam peleton. Dan itu membuat peleton jadi terpecah banyak," kata Dadang.
Baca Juga: Cedera, Zohri Mundur dari Final 100 Meter Putra SEA Games 2023
"Kami menjalankan strategi berbeda dan akhirnya Aiman jadi andalan untuk bisa menyelesaikan lomba di posisi depan. Memang sprinter Malaysia lolos ke depan dan Aiman kalah tipis. Bersyukur kembali mendapatkan medali," ujar Dadang menambahkan.
Medali perak yang diraih Aiman menunjukkan konsistensi balap sepeda yang setiap hari perlombaan selalu menyumbang medali untuk Kontingen Indonesia.
Sejauh ini, balap sepeda telah mengemas 5 emas, 2 perak, 1 perunggu. Emas masing-masing melalui Feri Yudoyono (XCO Putra), Sayu Bella Sukma Dewi (XCO Putri), Dara Latifah (XCE Putri), lalu tim XC Relay yang berisikan Sayu, Dara, Zaenal Fanani, dan Feri.
Kemarin, Indonesia juga meraih emas dari disipin road melalui Terry Yudha Kusuma yang turun pada nomor Criterium Putra. Lalu untuk perak lainnya diraih Zaenal Fanani (XCO Putra). Sementara satu perunggu diraih Ihza Muhammad yang turun pada nomor XCE Putra.
Potensi medali dari cabang balap sepeda masih ada dari nomor Mass Putri yang berlangsung, esok. Indonesia menurunkan empat pebalap sepeda yakni Dara Latifah, Dewika Mulya Sova, Ayustina Delia Priatna, dan Magh Firotika Marenda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026