Suara.com - Denver Nuggets berbalik unggul dengan skor 2-1 atas Miami Heat setelah meraih kemenangan di game ketiga NBA Finals dengan skor 109-94 di Kaseya Center, Kamis (8/6/2023) WIB, demikian dilansir dari laman resmi NBA.
Setelah kalah di kandang pada gim kedua, Nuggets bangkit untuk mempermalukan Miami di kandang mereka dan mencuri keunggulan satu laga.
Kedua tim tampil ngotot sejak kuarter pertama dengan saling balas angka hingga menutup kuarter pembuka dengan skor 24-24.
Memasuki kuarter kedua, kedua tim tidak mengendurkan serangan. Tim tuan rumah mencetak angka yang sama seperti yang dicetak di kuarter pertama yaitu 24 poin.
Namun, Nikola Jokic dan kawan-kawan yang sedikit tampil lebih baik mampu mencetak 29 poin atau keseluruhan membuat skor menjadi 48-53.
Di awal kuarter ketiga, Heat lengah. Beberapa kali tembakan dua angka dan tiga angka anak-anak Eric Spoelstra itu gagal menemui ring. Hal itu membuat Nuggets sempat memimpin 48-59.
Kelengahan Heat terjadi sepanjang kuarter ketiga dan hal itu dimanfaatkan tim tamu dengan menutup kuarter ketiga dengan unggul 14 poin yaitu 68-82.
Pada kuarter keempat, Nuggets tidak ingin hal yang terjadi di game 2 terulang di game 3 di mana Heat saat itu mampu mencetak 36 poin dan mengakhiri pertandingan dengan skor 108-111.
Nikola Jokic dan kawan-kawan tampil apik pada kuarter terakhir. Bahkan baru empat menit kuarter terakhir berjalan, Nuggets mampu mendulang banyak poin hingga unggul 21 poin yaitu 72-93.
Baca Juga: Boston Celtics Gagal Cetak Sejarah, Miami Heat Melaju ke Final NBA
Terus mendominasi, Nuggets menyudahi permainan di game 3 NBA Finals 2023 dengan kemenangan 109-94.
Aktor kemenangan Nuggets pada laga kali ini adalah Jamal Murray dan Nikola Jokic yang mencetak triple double.
Murray mencetak 34 poin, 10 rebound, dan 10 assist dan Jokic dengan 32 poin, 21 rebound, dan 10 assists. Torehan keduanya ini tercatat dalam sejarah dimana menjadi rekan setim pertama yang mampu mencatatkan triple-double di pertandingan final yang sama.
“Mengenai Nikola, tidak ada yang dia lakukan yang mengejutkan saya. Orang ini telah menunjukkan berkali-kali bahwa dia dibangun untuk momen-momen ini. Dia tumbuh subur di saat-saat ini, panggung terbesar. Dia melakukannya sekali lagi malam ini,” kata pelatih Nuggets Michael Malone tentang Jokic, dilansir dari The Athletic.
“Saya sangat bangga dengan Jamal, dan saya tahu ketika berbicara dengannya kemarin, berada di dekatnya selama 48 jam terakhir, bahwa dia memberikan banyak Game 2 padanya, dan itu bukan hanya dia,” lanjut Malone tentang Murray.
Dari sisi tim tuan rumah, poin terbanyak dicetak oleh Jimmy Butler dengan 28 poin, dua rebound, dan empat assists dan juga Bam Adebayo dengan 22 poin, 17 rebound, dan tiga assists.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya