Suara.com - Pembalap Charles Leclerc mengakui Ferrari harus mengatur ulang target mereka di Formula 1 musim 2023 setelah mengalami awal musim yang sulit di beberapa balapan pertama.
Leclerc mengatakan target awal tim adalah membawa pulang titel juara dunia pada tahun ini, namun harapan itu dinilai tidak terlalu realistis jika melihat performa mereka yang kurang maksimal musim ini.
"Sebelum balapan pertama, targetnya adalah melakukan langkah yang lebih baik dibandingkan tahun lalu, yaitu memenangkan kejuaraan dunia," ungkap Leclerc, dikutip dari laman resmi Formula 1, Rabu.
"Jika kita melihat paruh pertama tahun ini, kita sangat jauh dari harapan sebelum musim (2023). Jadi, di sisi lain, segera setelah kami memahami (hal tersebut), kami mengatur ulang (target) dan ada reaksi yang luar biasa dari tim," imbuhnya.
Reaksi yang dimaksud oleh pembalap asal Monako tersebut antara lain tim segera melakukan upaya peningkatan pada mobil demi meningkatkan performa mereka di balapan-balapan berikutnya.
"Jadi, bagaimanapun juga, bagus untuk menyelesaikan bagian pertama musim ini dengan catatan positif dan sekarang kami akan memanfaatkan waktu libur musim panas untuk mencoba menganalisis dua balapan terakhir itu (GP Hungaria dan Belgia), dan semoga bisa memaksimalkan paket di semua balapan untuk paruh kedua musim ini," ujar Leclerc.
Sementara itu, Bos Tim Ferrari Fred Vasseur mengatakan tim hanya perlu sedikit waktu untuk mulai menjadi lebih kompetitif dan menjadi salah satu pesaing terbesar musim ini dalam perebutan gelar juara dunia.
Ferrari memiliki awal yang bagus di bawah peraturan teknis baru yang dirombak yang diperkenalkan pada awal musim 2022, saat Leclerc memenangkan dua dari tiga balapan pertama di Bahrain dan Australia.
Namun, dengan Red Bull yang sekarang membuktikan kompetensinya, serta rival lainnya seperti Mercedes, McLaren, dan Aston Martin yang semuanya menawarkan peningkatan, Ferrari berada dalam posisi yang cukup menantang di klasemen sementara untuk konstruktor.
Namun, Vasseur tahu Ferrari harus terus maju jika ingin mulai berjuang untuk meraih kemenangan yang sebelumnya menjadi target utama mereka.
"Jika kita melihat McLaren, (di Hungaria) mereka berada di puncak, (di Belgia) mereka berada di bawah, dan sebaliknya bagi kami. Artinya kami harus terus mengembangkan mobil, terus memperhatikan detailnya," ujar Vasseur.
Sementara itu, F1 kini masih berada di jeda musim panas. Putaran ke-14 musim ini akan bergulir di Sirkuit Zandvoort, Belanda, pada 25-27 Agustus. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026
-
Swiss Open 2026: Lama Absen, Adnan/Indah Bertekad Tampil Konsisten
-
Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
-
Sempat Sparring Bareng, Jafar/Felisha Heran Wakil Inggris Tampil Melempem di Swiss Open 2026
-
Aldila Sutjiadi Berhasil Melaju ke Semifinal Turnamen WTA 125 Austin
-
Geram Atlet Jadi Korban Pelecehan, Erick Thohir: Jahanam!
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Swiss Open 2026: Disingkirkan Wakil China, Ubed Akui Kalah Fisik
-
Swiss Open 2026: Banyak Pemain Bagus, Anthony Sinisuka Ginting Nilai Persaingan Merata