Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung menang mudah atas wakil Taiwan Sung Shuo Yun pada babak 32 besar India Open 2024 dengan dua gim langsung, 21-10, 21-15, Selasa.
Pada laga yang berlangsung di K.D.Jadhav Indoor Hall, Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, tersebut, Gregoria tampil cukup dominan di gim pertama dengan terus unggul jauh atas Sung.
Di gim pertama, Gregoria berada di atas angin dengan meraih interval dengan skor 11-2. Selepas interval, unggulan ketujuh itu pun terus memegang kontrol permainan dan tidak memberikan kesempatan bagi Sung untuk mengembangkan strateginya.
Gim pertama pun dituntaskan Gregoria dengan skor yang cukup telak 21-10.
Di gim kedua, meskipun wakil Indonesia masih menguasai permainan, Sung mendapatkan beberapa poin mudah dari kesalahan-kesalahan sendiri yang dilakukan Gregoria.
“Hari ini saya memulai pertandingan dengan baik tapi di gim kedua saya banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Itu menjadi catatan yang harus diperbaiki di pertandingan selanjutnya,” kata Gregoria, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI.
Lebih lanjut, tunggal putri peringkat tujuh dunia itu mengatakan tidak ingin segera bersantai setelah babak pertama ini. Ia mengatakan, dirinya masih perlu beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca yang cukup dingin di New Delhi, yang bisa mencapai angka 3 derajat celcius.
Dengan kemenangan ini, maka Gregoria akan bertemu dengan tunggal putri Singapura Yeo Jia Min di babak 16 besar. Gregoria mengatakan dirinya akan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Yeo di babak kedua India Open 2024.
“Di babak 16 besar saya akan bertemu Yeo Jia Min dari Singapura. Penampilan dia di Malaysia Open pekan lalu sangat bagus jadi saya harus mewaspadainya,” kata Gregoria.
Baca Juga: Rehan/Lisa Bertekad Tunjukkan Daya Juang Tinggi di India Open 2024
“Walau di beberapa pertemuan terakhir saya menang tapi itu tidak mau saya jadikan patokan, saya tetap mau berusaha maksimal memberikan yang terbaik,” ujarnya menambahkan.
Sementara itu, pada hari pertama India Open kali ini, terdapat empat wakil Indonesia yang bertanding. Selain Gregoria, ada ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang akan bertemu dengan Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia), dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang bakal berjumpa dengan Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard (Denmark).
Selain itu di sektor ganda campuran, ada Dejan Ferdiansyah/Gloria Emanuelle Widjaja yang akan berhadapan dengan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China) di babak pertama turnamen BWF Super 750 hari ini.
Berita Terkait
-
Alami Jari Sobek, Reza Pahlevi Ceritakan Kondisi Terkini di Indonesia Masters 2026
-
Ada Fakor Angin, Jonatan Christie Tumbang dari Lin Chun-Yi di Final India Open 2026
-
Lolos ke Final India Open 2026, Jonatan Christie Akui Sempat Kesulitan Hadapi Loh Kean Yew
-
Jonatan Christie Melaju ke Final India Open 2026, Punya Rekor Bagus Lawan Lin Chun Yi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati