Sport / Raket
Senin, 19 Januari 2026 | 07:15 WIB
Jonatan Christie (PBSI)
Baca 10 detik
  • Jonatan Christie menjadi runner-up India Open 2026 setelah kalah dari Lin Chun-Yi di New Delhi.
  • Jonatan takluk dua gim langsung 10-21 dan 18-21 akibat faktor angin memengaruhi kontrol kok.
  • Setelah ini, Jonatan fokus pemulihan fisik sebelum berlaga di Indonesia Masters pekan depan.

Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie alias Jojo, mengakui telah mengerahkan kemampuan terbaiknya meski harus puas menjadi runner-up India Open 2026 setelah kalah dari wakil Taiwan, Lin Chun-Yi, pada partai final.

Bertanding di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Minggu, Jonatan takluk dua gim langsung dengan skor 10-21 dan 18-21 dari Lin Chun-Yi.

"Saya sudah menampilkan yang terbaik dari setiap proses, dari awalnya sampai hari ini di partai final," ujar Jojo dalam keterangan PBSI di Jakarta pada Minggu.

Jonatan menilai laga final berjalan lebih berat dibandingkan pertandingan semifinal yang ia jalani sebelumnya. Ia mengungkapkan adanya perbedaan kondisi lapangan yang cukup memengaruhi permainannya.

Menurutnya, faktor angin di arena pertandingan membuat kontrol terhadap shuttlecock menjadi kurang optimal.

"Beberapa kali shuttlecock-nya juga feeling touch-nya agak sedikit kurang stabil, agak lari lah. Tapi terlepas dari itu semua ya memang Lin Chun-Yi bermain bagus dan sayanya tadi banyak tertekan, agak terburu-buru," papar Jojo.

Sebagai unggulan ketiga pada turnamen BWF Super 750 tersebut, Jonatan menyadari pentingnya kesiapan menghadapi faktor non-teknis di setiap turnamen.

"Jadi kan setiap venue punya keunikan masing-masing. Seperti di Indonesia Masters besok di Istora seperti apa, di sini beda, Malaysia kemarin beda juga," kata Jojo.

Setelah tampil di India Open 2026, Jonatan dijadwalkan kembali berlaga pada Indonesia Masters 2026 yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, mulai Selasa pekan depan.

Baca Juga: Lolos ke Final India Open 2026, Jonatan Christie Akui Sempat Kesulitan Hadapi Loh Kean Yew

Menghadapi turnamen di depan pendukung sendiri, Jonatan menegaskan fokus utamanya saat ini adalah pemulihan kondisi fisik setelah menjalani rangkaian turnamen yang menguras stamina.

Kekalahan Jonatan di partai final sekaligus memastikan Indonesia mengakhiri India Open 2026 tanpa meraih satu pun gelar juara.

(Antara)

Load More