- Jonatan Christie mengalahkan Loh Kean Yew dua gim langsung pada semifinal India Open 2026 di New Delhi.
- Kemenangan ini mengejutkan Jonatan karena ia harus beradaptasi dengan strategi lawan dan kondisi lapangan.
- Jonatan Christie akan menghadapi Lin Chun Yi dari Taiwan di partai final untuk memperebutkan gelar perdana.
Suara.com - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melangkah ke final BWF World Tour Super 750 India Open 2026 usai menyingkirkan wakil Singapura Loh Kean Yew pada babak semifinal.
Pertandingan yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Sabtu, itu berakhir dengan kemenangan Jonatan dua gim langsung 21-18, 22-20.
Jonatan mengakui keberhasilannya melaju ke partai puncak berada di luar perkiraannya, mengingat tekanan besar yang diberikan Loh Kean Yew sepanjang pertandingan.
“Puji Tuhan bisa melaju ke final, sangat-sangat di luar ekspektasi. Hari ini Loh Kean Yew bermain sangat baik, sangat luar biasa. Beberapa strategi yang sudah kami siapkan pun, dia ternyata melakukan hal yang berbeda jadi ada sedikit perubahan-perubahan yang tadi sempat harus di-adjust,” kata Jonatan di laman resmi PBSI.
Pada gim pertama, Jonatan sempat kesulitan menghadapi permainan agresif Loh Kean Yew, terutama karena kondisi lapangan yang kurang menguntungkan. Namun, ia mampu keluar dari tekanan setelah berdiskusi dengan tim pelatih.
“Bersyukur dengan usaha yang semaksimal mungkin dan melakukan yang terbaik tadi bisa keluar dari tekanan,” ujarnya.
“Seperti kemarin, gim pertama itu sangat penting karena kondisi sebenarnya menguntungkan, kalah angin tapi tadi Loh bermain cukup agresif jadi beberapa kali saya juga sempat kebingungan. Pelan-pelan diskusi juga dengan tim, akhirnya mulai menemukan ritmenya. Pelan-pelan mengejar dan membalikkan keadaan,” lanjut Jonatan.
Pada gim kedua, tantangan kembali muncul akibat pengaruh angin yang dinilai kurang bersahabat bagi pemain tunggal. Jonatan harus mencari solusi agar tetap bisa mengendalikan permainan.
“Gim kedua tadi kondisinya kan cukup kurang menguntungkan untuk pemain tunggal, bermain dengan angin. Saya harus ekstra cari akal, cari cara bagimana caranya supaya bisa keluar dari momen itu,” ucapnya.
Baca Juga: Jonatan Christie Melaju ke Final India Open 2026, Punya Rekor Bagus Lawan Lin Chun Yi
Selebrasi emosional Jonatan setelah memastikan kemenangan disebut sebagai luapan kelegaan karena berhasil menuntaskan pertandingan tanpa harus memainkan gim ketiga.
“Selebrasi cukup meledak-ledak karena lega bisa menyelesaikan pertandingan karena kalau dipaksa sampai gim ketiga, ceritanya mungkin bisa berbeda,” katanya.
Jonatan juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Indonesia yang hadir langsung di arena pertandingan, termasuk dukungan dari perwakilan Indonesia di India.
“Terima kasih untuk teman-teman Indonesia yang hadir datang ke stadion untuk mensupport saya. Mohon dukungannya juga untuk besok di partai final,” ujar Jonatan.
“Serta terima kasih juga untuk teman-teman dari KBRI Indonesia yang berada di New Delhi atas supportnya, atas dukungannya, dan doanya sampai hari ini,” tambahnya.
Di partai final India Open 2026, Jonatan Christie dijadwalkan menghadapi wakil Taiwan Lin Chun Yi, sekaligus membuka peluangnya untuk meraih gelar perdana pada musim ini.
Berita Terkait
-
Jonatan Christie Melaju ke Final India Open 2026, Punya Rekor Bagus Lawan Lin Chun Yi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
-
Anders Antonsen Kembali Mundur dari India Open, Pilih Bayar Denda Rp84 Juta
-
Jonatan Christie: Christo Popov Pemain Bagus, Kidal Lagi
-
Jadwal Perempat Final India Open 2026: Putri KW vs An Se-young, Jonatan Christie vs Christo Popov
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
All England 2026: Singkat Wakil India, Alwi Farhan Tunjukkan Status Unggulan Bukan Jaminan
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026