Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan mengatakan tetap menikmati pertandingan babak pertama All England Open 2024 meski harus tersingkir dari turnamen tersebut, Kamis (14/3/2024) WIB.
Pasangan yang dijuluki The Daddies itu kalah dari unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy / Chirag Shetty pada babak 32 besar dengan skor 18-21, 14-21, pada pertandingan yang diadakan di di Utilita Arena, Birmingham, Inggris tersebut.
“Kami tetap bersyukur apa pun hasilnya. Selamat kepada pasangan India yang memang sangat bagus. Mereka sedang dalam performa puncak,” kata Ahsan dikutip dari keterangan PBSI.
Hendra / Ahsan mengakui bahwa mereka banyak kecolongan dari permainan datar Rankireddy / Shetty, meskipun mereka sudah sempat beberapa kali mendekati, bahkan menyamakan poin di gim pertama dan kedua.
“Tadi memang kami kalah dalam permainan. Banyak tercegat mereka yang bermain cepat ke depan dengan tempo yang tinggi juga. Kami kesulitan dengan pola tersebut,” kata Hendra.
Lebih lanjut, pasangan yang merupakan juara All England 2019 itu mengatakan senang bisa kembali berlaga lagi di turnamen bergengsi setelah jeda turnamen karena cedera yang diderita oleh Ahsan, beberapa bulan terakhir.
Bagi Hendra / Ahsan, kejuaraan bulutangkis tertua di dunia ini memiliki suasana yang magis dan hangat. Terlebih, mereka adalah salah satu favorit karena beberapa kali masuk di partai final.
“Di All England ini penontonnya membuat berbeda dari turnamen-turnamen di Eropa lainnya. Sejak pertama main di sini dulu, saya melihat penontonnya ramai terus dari hari pertama,” kata Hendra.
“Terima kasih sudah menjadikan kami kesayangan publik semua terutama di All England ini,” ujarnya.
Baca Juga: Hasil All England: Fajar/Rian ke 16 Besar, The Daddies Tersingkir
Saat ditanya apakah mereka akan terus berkarier sebagai pebulutangkis profesional, juara dunia tiga kali itu mengatakan “pasti ada waktunya” untuk gantung raket di kemudian hari.
“Tapi kalau bicara (pensiun), pasti ada waktunya. Tidak mungkin kami main sampai umur 50 tahun, misalnya,” ujar Hendra.
Berita Terkait
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026