Suara.com - Pelatih ganda campuran Indonesia, Herry Iman Pierngadi alias Herry IP mengatakan gugurnya Rinov Rivaldy / Pitha Haningtyas Mentari pada babak 32 besar atau babak awal Swiss Open di St. Jakobshalle, Basel, Swiss adalah karena keduanya kerap melakukan kesalahan sendiri.
Pada babak awal itu, pasangan ganda campuran peringkat 17 dunia tersebut takluk di tangan pasangan Taiwan, Ye Hong Wei / Lee Chia Hsin 21-19, 15-21, 16-21.
Herry menilai Rinov / Pitha bermain kurang fokus pada gim kedua setelah kemenangan di gim pertama.
Hal ini membuat finalis Orleans Masters beberapa hari yang lalu itu kerap melakukan kesalahan sendiri dan membuahkan poin-poin untuk lawan.
“Cara bermain atau pola main Rinov/Pitha di gim kedua berubah dan banyak mati sendiri. Kualitas fokusnya juga berkurang karena lawan juga bagus,” kata Herry dalam rilis resmi PBSI, Kamis (21/3/2024).
Untuk di gim ketiga, Herry mengatakan pola permainan Rinov / Pitha yang kerap melakukan kesalahan di gim kedua sudah sulit untuk diubah sehingga keduanya harus menerima kenyataan untuk keluar lebih awal di Swiss Open.
“Di gim ketiga dari awal main mati sendirinya terlalu banyak, masih belum bisa stabil mengubah pola mainnya dan kebiasaan errornya sering berulang terus,” lanjutnya.
Herry mengatakan kini ia sedang berfokus membenahi performa Rinov / Pitha pada turnamen akhir bulan ini Madrid Spain Masters yang dimainkan pada 26-31 Maret untuk mengejar kualifikasi Olimpiade Paris 2024.
“Spain Masters masih lanjut karena kans ke Olimpiade masih terbuka,” tukasnya.
Baca Juga: Jadwal Swiss Open 2024: Gregoria Mariska Tunjung Hingga Bagas/Fikri Tanding Hari Ini
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Terhenti di Semifinal, Amri/Nita Beberkan Akar Masalahnya
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games