Suara.com - Pemerintah Daerah Banten sebagai tempat lahir dan tinggal Rizki Juniansyah mendapat sentilan dari sang peraih medali emas Olimpiade 2024 itu.
Kritikan keras bahkan dilontarkan oleh lifter berusia 21 tahun tersebut. Rizky menyentil tingkah laku pejabat pemerintah daerah yang ingin mencari muka lewat prestasinya.
Selain itu, Rizky juga menyoroti minimnya apresiasi dari Pemda Banten yang belum memberikannya bonus usai mengharumkan nama Indonesia di panggung Olimpiade.
“Alhamdulillah belum ada (bonus). Ya kita patut maklumi aja kadang pemerintah Banten ini belum sama sekali ada apresiasi,” kata Rizky dikutip dari akun TikTok @sekitar_banten.
“Saya juga nggak tahu kenapa kemarin sebelum keberangkatan (ke Olimpiade) hanya ada Koni yang datang ke rumah. Ngasih apresiasi, uang waktu itu untuk bekal saya training camp di Paris, tapi yang lainnya nggak ada,” jelasnya.
Lebih jauh, Rizky berharap supaya Pemda Banten bisa lebih memperhatikan para atlet. Apresiasi yang diberikan itu disebut Rizki bisa menjadi suntikan moral dan semangat untuk atlet.
“Saya berharap buat Banten, ke depan atlet-atlet itu bisa lebih semangat lagi kalau diapresiasi. Jangankan di ajang Olimpiade, di kejuaraan-kejuaraan Nasional pun ada dan patut diapresiasi.”
"Ketika datang ke Indonesia, baru kita disambut, dan mereka apa ya, mencari muka gitu istilahnya. Maaf-maaf ya bukan mau menjelekkan seperti apa, tapi memang kenyataannya seperti ini," kata Rizki.
Menyoal kritikan dari Rizky Juliansyah, Pejabat Gubernur Banten, Al Muktabar, mengatakan pihaknya mengupayakan kadedeuh (tanda sayang) untuk atlet kebangaan Banten itu.
Baca Juga: Cair! Jokowi Berikan Bonus untuk Para Atlet Olimpiade Paris 2024
Al Muktabar di Serang, Rabu, mengatakan waktu untuk mempersiapkan kadedeuh tersebut terbilang singkat, sehingga kemungkinan akan diumumkan menjelang Hari Ulang Tahun Provinsi Banten pada 4 Oktober 2024.
"Nanti kita formulasikan, karena begitu singkat waktunya dan kita persiapkan. Nanti kita umumkan, atau kita kadedeuhkan pada hari ulang tahun Provinsi Banten," ujarnya dikutip dari Antara.
Kontributor: Aditia Nugraha
Berita Terkait
-
Cair! Jokowi Berikan Bonus untuk Para Atlet Olimpiade Paris 2024
-
Veddriq Leonardo Belum Puas! Tebar Ancaman untuk Olimpiade 2028 Los Angeles
-
Jokowi Berikan Bonus ke Atlet Peraih Medali Olimpiade Paris 2024
-
Ulangi Prestasi 32 Tahun Lalu, Peraih Medali Emas Olimpiade 2024 Dapat Sambutan dan Apresiasi
-
Rizky Juniansyah Dapat Bonus Rp6 Miliar Usai Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024, Uangnya untuk Apa?
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang? Mario Davidson Resmi Dilepas Jelang Tip-off IBL 2026
-
Butuh Penembak Jitu, Pacific Caesar Surabaya Datangkan Veteran Kroasia Dino Butorac Jelang IBL 2026
-
Kondisi Stabil, Anthony Joshua Lanjutkan Pemulihan di Rumah setelah Insiden Tragis
-
Anthony Joshua Diperbolehkan Tinggalkan Rumah Sakit usai Kecelakaan Mengerikan
-
Lampaui Ranah Lapangan Hijau, Brand Sportswear Jepang Kolaborasi dengan VVUP di Jakarta
-
Pemain NBA Didenda Rp417 juta karena Ngomong Kasar di Siaran TV
-
Perjalanan Manis Janice Tjen di 2025: Tembus 50 Besar Dunia dan Rajai SEA Games
-
Naoya 'The Monster' Inoue Pertahankan Gelar, Ini Daftar Lengkap Juara Dunia WBC Terbaru
-
Gregoria Jalani Masa Pemulihan, PBSI Pastikan Pendampingan Medis hingga Psikologis
-
BWF Resmi Beri 'Protected Ranking' untuk Gregoria Mariska Tunjung