Suara.com - Klub bola voli Korea Selatan, Red Sparks bergerak cepat usai ditinggal bintang mereka, Megawati Hangestri Pertiwi.
Adalah Wipawee Srithong, pemain asal Thailand yang akhirnya dipilih pelatoh Ko Hee Jin sebagao pemain asing kuota Asia.
Pengumuman pemain kuota Asia yang terpilih untuk V-League 2025/2026 digelar pada Jumat (11/4/2025) waktu setempat.
Dari potongan video yang beredar, raut wajah Ko Hee-jin masih terlihat sedih dan matanya sedikit sembab saat pengumuman itu.
"Saya merasa puas bisa memilih Wipawee, yang menjadi pemain kunci saat Hyundai Hillstate juara musim 2023/2024," ujar Ko Hee-jin, dikutip dari The Spike, Minggu (13/4/2025).
Sang juru taktik tak menampik adanya keraguan terhadap Wipawee yang baru pulih dari hantaman cedera ACL.
"Saya akan berusaha sekuat tenaga agar dia bisa tampil bagus lagi melalui rehabilitasi," jelas dia.
Rekam Jejak Wipawee Srithong
Wipawee Srithong merupakan pemain kelahiran 1999 yang dalam dua musim terakhir di kompetisi Liga Voli Thailand.
Baca Juga: Sudah Ditemui Prabowo, Mardani PKS Puji Sikap Megawati dan PDIP Tetap Pilih di Luar Pemerintahan
Meski demikian, Wipawee sempat merasakan atmosfer kompetisi Liga Korea Selatan saat memperkuat Hyundai Hillstate.
Pemain asal Thailand itu berposisi sebagai outside hitter. Meski tidak memiliki postur menjulang (170 cm), namun Wipawee punya lompatan tinggi.
Wipawee merupakan bagian dari skuad timnas voli putri Thailand yang meraih medali perunggu Asian Games 2022.
Dalam karirnya, dia pernah memperkuat klub Supreme Chonburi (Thailand), Vietinbank (Vietnam), Supreme Chonburi.
Kemudian, pada 2023 Wipawi gabung Hyundai Hillstate di liga voli Korea dan langsung mempersembahkan gelar juara.
Prestasi Megawati Hangestri bersama Red Sparks
Musim 2023/2024 menjadi momen bersejarah bagi Megawati Hangestri Pertiwi. Di tahun pertamanya bermain di luar negeri, Megawati langsung mencuri perhatian publik Korea Selatan lewat performa luar biasanya bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks di ajang V-League Korea.
Datang sebagai pemain asing, Megawati tak butuh waktu lama untuk menunjukkan kelasnya. Dengan pukulan tajam dan semangat juang tinggi, ia menjadi salah satu pilar utama Red Sparks, bahkan langsung mendapat julukan 'Megatron' dari para penggemar—sebuah simbol kekuatan dan keandalan di lapangan.
Selama musim reguler, Megawati mencetak total 867 poin, terdiri dari 753 spike, 57 block, dan 57 service ace. Angka tersebut menjadikannya top skorer asing Red Sparks dan peringkat keempat secara keseluruhan di V-League Korea.
Beberapa kali ia juga terpilih sebagai MVP pertandingan, membuktikan konsistensinya sebagai salah satu pemain paling menonjol musim itu.
Lebih dari sekadar prestasi individu, kehadiran Megawati memberi dampak besar bagi Red Sparks secara keseluruhan. Ia membantu klub mengakhiri puasa panjang lolos ke babak playoff, yang terakhir mereka capai pada musim 2017–2018.
Red Sparks menutup musim reguler di peringkat ketiga dan melaju ke babak semifinal—sebuah pencapaian besar yang kembali mengangkat nama klub di kompetisi elite Korea.
Di luar lapangan, Megawati juga menjadi ikon baru Red Sparks, terutama di kawasan Asia Tenggara.
Kehadirannya mendongkrak popularitas klub, menarik basis fans baru dari Indonesia dan menjadikan V-League Korea lebih dikenal di mata publik Asia. Tak berlebihan jika kehadiran Megawati disebut membuka pintu lebih lebar untuk pemain ASEAN tampil di liga profesional Korea.
Meski pada akhirnya memilih tidak memperpanjang kontrak demi merawat ibunya di Indonesia, jejak Megawati di Red Sparks sudah membekas kuat. Ia datang sebagai pemain asing, dan pulang sebagai simbol harapan dan inspirasi bagi banyak atlet muda Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026