Suara.com - Partai semifinal Liga Voli Jepang SV League 2025 telah digelar hari ini, tapi baru game 1. Jadwal semifinal Liga Voli Jepang SV League 2025 pun masih akan berlangsung hingga 27 April 2025.
Laga paling dinanti oleh masyarakat ada pada tim Wolfdogs Nagoya yang diperkuat oleh atlet voli timnas Indonesia, Rivan Nurmulki. Berdasarkan jadwal semifinal Liga Voli Jepang SV League 2025, Wolfdogs bertemu Suntory Sunbirds, klub yang dibela oleh pemain andalan negeri sakura, Ran Takahashi.
Pertandingan Wolfdogs Nagoya vs Suntory Sunbirds menjadi salah satu laga yang paling dinantikan tidak hanya karena ada banyak nama atlet voli top. Tapi juga duel sengit kedua tim yang telah berlangsung lama di liga voli Jepang.
Dikutip dari situs resmi SV League Jepang, duel seru antara Wolfdogs Nagoya kontra Suntory Sunbirds dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Jumat (25 April 2025) dan Sabtu (26 April 2025).
Kedua pertandingan akan digelar di Suntory Training Center, kandang dari klub Suntory Sunbirds. Laga dimulai pada pukul 16.00 WIB, yang akan menjadi panggung bagi Rivan Nurmulki untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya.
Selain Wolfdogs Nagoya vs Suntory Sunbirds, semifinal liga voli Jepang 2025 juga mempertemukan dua tim unggulan lain. Dua tim ini adalah Osaka Bluteon vs JTEKT Stings Aichi.
Osaka Bluteon diperkuat oleh pemain timnas Jepang yang dikenal memiliki spike keras, Yuji Nishida. Sementara JTEKT, terdapat setter andalan timnas Jepang, Masahiro Sekita.
Hasil Game 1 Semifinal Liga Voli Jepang SV League 2025
Game 1 Semifinal SV League 2025 Liga Voli Jepang yang digelar hari ini telah berakhir. Dua tim tuan rumah justru kalah dalam pertandingan pertama ini.
Osaka Bluteon yang menjadi pemuncak klasemen liga voli Jepang justru kalah dari JTEKT, tim peringkat 4. Klub Nishida kalah dengan skor 1-3 (31-33, 25-18, 20-25, 16-25).
Baca Juga: Link Nonton Semifinal Liga Voli Jepang Hari Ini SV League 2025, Rivan Nurmulki VS Ran Takahashi
Sementara itu, Suntory Sunbirds mengalami kekalahan menyakitkan dari tamunya, Wolfdogs Nagoya. Padahal Ran Takahashi dkk sempat unggul dulu pada 2 set awal namun di-comeback Rivan dkk.
Dalam set 3, Wolfdogs Nagoya berhasil membalikkan keadaan. Rivan Nurmulki dipasang jadi starter di set ketiga, posisinya pun didaulat menjadi middle blocker.
Strategi ini berbuah manis, dengan memasukkan Rivan, ritme permainan berada di pihak Wolfdogs Nagoya. Alhasil, sang setter Hideomi Fukatsu bisa bebas memberikan umpan manis ke banyak pemain.
Serangan Wolfdogs pun membuat set ketiga berakhir dengan keunggulan 27-25. Hingga Wolfdogs Nagoya menang dengan skor 3-2 (22-25, 14-25, 27-25, 25-23, 17-15).
Jadwal Semifinal SV League Jepang 2025 Lengkap
Berikut ini adalah jadwal Semifinal SV League Jepang 2025:
Jumat, 25 April 2025
- Pukul 11:05 WIB: Osaka Bluteon vs JTEKT Stings Aichi
- Pukul 16:00 WIB: Suntory Sunbirds vs Wolfdogs Nagoya (Rivan Nurmulki vs Ran Takahashi)
Sabtu, 26 April 2025
- Pukul 11:05 WIB: Osaka Bluteon vs JTEKT Stings Aichi
- Pukul 16:00 WIB: Suntory Sunbirds vs Wolfdogs Nagoya
Minggu, 27 April 2025
- Pukul 11:05 WIB: Osaka Bluteon vs JTEKT Stings Aichi
- Pukul 16:00 WIB: Suntory Sunbirds vs Wolfdogs Nagoya
Pertemuan Rivan Nurmulki dan Ran Takahashi di semifinal ini diyakini akan menjadi pertarungan sarat gengsi yang tak hanya merebut tiket ke final, tetapi juga membuktikan siapa bintang Asia yang paling bersinar di kancah SV League 2025.
Rivan Nurmulki Jadi MVP
Rivan Nurmulki dan rekan-rekannya melaju ke semifinal usai meraih kemenangan gemilang di babak perempat final saat menghadapi JT Thunders.
Pada leg pertama yang dihelat di Entrio Toyoda Gosei Memorial Gymnasium, Wolfdogs berhasil mengalahkan JT Thunders dengan skor 3-1 (25-17, 31-29, 21-25, 25-16) pada Jumat, 18 April 2025.
Dalam laga tersebut, Rivan Nurmulki terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) meskipun tidak bermain penuh. Ia berhasil mencatatkan presentase serangan tertinggi sebesar 70 persen, melampaui perolehan Nimir Abdel-Aziz, bintang Wolfdogs asal Belanda, yang mencetak serangan 61,4 persen.
Rivan yang biasanya bermain di posisi opposite kini mendapat peran baru sebagai middle blocker atas keputusan pelatih kepala Valerio Baldovin. Meskipun perubahan posisi ini cukup menantang, Rivan tetap tampil impresif dan konsisten sepanjang pertandingan.
Pada leg kedua, Wolfdogs semakin mendominasi dengan kemenangan telak 3-0 (25-18, 25-20, 25-17) pada Sabtu, 19 April 2025. Di set pertama, mereka unggul meyakinkan dengan skor 25-18. Set kedua pun dikuasai sepenuhnya oleh Rivan dan kawan-kawan yang sukses mempertahankan keunggulan.
Rivan tetap dipercaya sebagai middle blocker dan bermain bersama Nimir Abdel Aziz, Akito Yamazaki, dan Taito Mizumachi di lini depan.
Salah satu momen penting terjadi saat Rivan mendapat kesempatan servis yang menyulitkan tim lawan. Dua kali jump serve yang ia lepaskan berhasil menekan pertahanan lawan menjelang akhir set kedua, sebelum akhirnya digantikan saat skor mencapai 23-20. Wolfdogs kemudian menyelesaikan set tersebut dengan kemenangan.
Pada set ketiga, Wolfdogs sempat tertinggal 1-3. Namun, mereka bangkit dan menyamakan kedudukan, lalu berbalik unggul. Rivan kembali menunjukkan kontribusinya lewat service ace yang membawa tim unggul 6-4.
Sejak saat itu, kendali permainan tidak lagi lepas dari genggaman tim Wolfdogs hingga menyegel kemenangan 3-0. Dalam pertandingan ini, Rivan mencatat sembilan poin.
Kemenangan tersebut membuat Wolfdogs Nagoya berhak melaju ke babak semifinal Liga Voli Jepang 2025 dan menghadapi juara bertahan, Suntory Sunbirds, yang terkenal dengan pemainnya yang bertubuh jangkung, Dmitriy Muserskiy (218 cm), serta Ran Takahashi, opposite muda yang menjadi idola baru voli Jepang.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
-
Link Nonton Semifinal Liga Voli Jepang Hari Ini SV League 2025, Rivan Nurmulki VS Ran Takahashi
-
Ditolak Korea Selatan, Rivan Nurmulki Jadi MVP di Liga Voli Jepang
-
Lika-Liku Karier Rivan Nurmulki, Eks Polisi Pilih Jadi Atlet Voli hingga Main di Thailand dan Jepang
-
Mengenal Wolfdogs Nagoya, Klub Baru Rivan Nurmulki di Liga Voli Jepang
-
Tinggi Rivan Nurmulki, Spiker Andalan Indonesia yang Kini Berkarier di Jepang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia