Suara.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menggandeng DRX Token dalam memberikan dukungan finansial berbasis aset digital kepada enam cabang olahraga nasional.
Lewat kolaborasi strategis ini, total 6 juta token kripto disalurkan kepada federasi olahraga terpilih, sebagai bagian dari langkah digitalisasi dan penguatan sistem pembinaan di dunia olahraga Indonesia.
Keenam cabor yang menerima bantuan tersebut antara lain Perbasasi, PB Jujitsu Indonesia, PB Federasi Hoki Es, PB Federasi Hoki, PB IODI, dan PB Percasi.
Masing-masing federasi memperoleh satu juta token DRX, hasil dari pengundian yang digelar saat Rapat Anggota Tahunan NOC Indonesia pada April 2025.
Melalui inisiatif ini, DRX Token mendorong pemanfaatan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem olahraga yang lebih adil dan transparan.
Founder sekaligus Chief Marketing Officer DRX Token, Kash Topan, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi bagian dari visi jangka panjang.
“Penyerahan token ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal dari kolaborasi strategis jangka panjang yang mengedepankan teknologi blockchain untuk mendukung pembinaan, pemberian apresiasi, dan penguatan komunitas olahraga di Indonesia,” kata Kash dalam konferensi pers di kantor NOC Indonesia, Sudirman, Jakarta.
Kash juga menyoroti bahwa federasi olahraga kini bisa mengakses berbagai fitur digital seperti sistem reward berbasis komunitas, voting publik, transparansi dana pembinaan, hingga integrasi dengan program fan engagement dan gamifikasi olahraga lewat platform DRX Sportnet.
Wakil Bendahara Umum NOC Indonesia, Aang Sunadji, menegaskan bahwa proses pemilihan enam cabor penerima dilakukan secara acak agar menjunjung prinsip kesetaraan antaranggota NOC.
Baca Juga: NOC Indonesia Jelaskan Kronologi Keributan di Seoul
“Melalui mekanisme undian ini, kami ingin menegaskan bahwa semua cabang olahraga memiliki kedudukan yang setara sebagai anggota Komite Olimpiade Indonesia dan tidak ada yang lebih diistimewakan,” jelas Aang.
Ia juga berharap agar federasi yang menerima bantuan dapat mengelola token dengan penuh tanggung jawab dan perencanaan, serta menghindari pencairan instan mengingat nilai token bersifat fluktuatif.
NOC Indonesia menyatakan akan memberi panduan pemanfaatan secara bertahap melalui kerja sama dengan pihak DRX.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Wijaya Noeradi mengangkat isu penting yang selama ini luput dari perhatian banyak pihak: pengelolaan keuangan atlet.
“Tugas KOI ni bukan hanya untuk keberangkatan, kepulangan atlet tapi harus melihat hidup atlet setelanya. Banyak program-program IOC yang membantu atlet atau eks atlet setelah masa karier mereka,” ucap Wijaya.
Ia menyayangkan masih adanya mantan atlet berprestasi yang menghadapi kesulitan finansial di masa tua akibat kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan uang. Ia mencontohkan bahwa meski ada yang sukses seperti Greysia Polii, tak semua atlet bisa bernasib serupa.
Berita Terkait
-
Lagi Tren di Tanah Air, Padel Bukan Sekadar Olahraga Biasa
-
NOC Indonesia Pamerkan 3 Medali Emas Olimpiade di Rapat Anggota 2025: Simbol Komitmen Menuju LA 2028
-
Disaksikan Menpora hingga Ketua NOC Indonesia, Ketum KORMI Nasional 2024-2028 Resmi Dilantik
-
Petinggi Komite Olimpiade Internasional Puji Veddriq Leonardo
-
Presiden Komite Olimpiade Prancis Doakan Timnas Indonesia U-23 Lolos Olimpiade 2024
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan