Suara.com - Mandiri SSS 3x3 Indonesia Tournament 2025 resmi bergulir dengan mengangkat tema istimewa, "bermain basket tanpa kekerasan".
Turnamen basket 3x3 yang memasuki tahun keempat ini dimulai dari Kota Medan dan menghadirkan semangat baru untuk menjaga sportivitas di lapangan.
Penanggung jawab turnamen, Chaerul Anwar Azis, menegaskan pentingnya menjaga integritas permainan melalui kampanye antikekerasan.
“Kami mendorong slogan bermain dengan fair play dan antikekerasan dalam bola basket. Ini sangat penting karena bermain dengan fair play dan antikekerasan tidak hanya untuk menjaga integritas permainan, tetapi juga untuk keselamatan, perkembangan, dan semangat semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Turnamen ini diinisiasi oleh PT SSS International, bekerja sama dengan DPP PERBASI serta didukung sponsor utama Bank Mandiri.
Selain mengutamakan keselamatan pemain, event ini juga mendorong atlet muda untuk saling menghormati lawan di setiap pertandingan.
Chaerul menambahkan, pertandingan akan semakin menarik bila dimainkan tanpa kekerasan.
“Mengurangi kekerasan dalam bermain basket akan berdampak terhadap meningkatkan skill itu sendiri. Kemudian pertandingan juga akan semakin enak ditonton yang tentu saja akan memberikan kenyamanan untuk semua. Baik yang bermain maupun yang menonton,” jelasnya.
Mandiri SSS 3x3 Indonesia Tournament menggunakan lapangan bersertifikasi FIBA untuk memastikan kualitas pertandingan.
Baca Juga: Tiket Murah Meriah! Jakarta Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Basket 3X3
“Itu menjadi komitmen kami dalam mendukung pemain masa depan Indonesia mengembangkan kemampuannya di basket 3x3,” kata Chaerul yang akrab disapa Buyo.
Selain itu, turnamen di Medan menghadirkan 12 wasit berlisensi nasional yang berasal dari Sumatera Utara dan beberapa daerah sekitarnya.
“Kami mendukung penggunaan wasit lokal untuk memberikan jam terbang agar mereka terus berkembang dan suatu saat bisa menjadi wasit bersertifikasi FIBA. Saat ini di Indonesia baru ada 1 wasit 3x3 aktif sertifikasi FIBA,” tambah Buyo.
Seri Sumatera akan berlangsung di Medan Basketball Arena pada 23 Agustus 2025 untuk babak Play-In.
Tim yang lolos akan melanjutkan perjuangan di Regional Final Lapangan Benteng Medan pada 24 Agustus 2025.
Total ada lebih dari 60 tim yang siap unjuk gigi. Salah satunya klub M2 Pinky KU18 Putri yang datang dengan motivasi tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak