- Oscar Piastri dipaksa memberi jalan kepada rekan setimnya, Lando Norris, di GP Italia 2025
- Meski kecewa, Piastri menaati instruksi tim dan tetap menunjukkan sikap profesional
- Sementara drama McLaren menjadi sorotan, Max Verstappen menang dengan dominan, mencetak rekor kecepatan rata-rata tertinggi di Monza
Suara.com - Oscar Piastri menjadi pusat perhatian dalam Formula 1 usai insiden kontroversial di Grand Prix Italia 2025 di Monza.
Pembalap muda asal Australia itu, meski berada di posisi kedua, diminta tim McLaren untuk membiarkan rekan setimnya, Lando Norris, melewati dan merebut posisi kedua, mengurangi jarak keunggulan Piastri dalam perebutan gelar dunia.
Kejadian ini terjadi di lap 49 dari 53, setelah Norris mengalami pit-stop lambat akibat kesalahan wheel-gun.
Awalnya, Norris dijadwalkan keluar pit sebelum Piastri, namun kesalahan ini membuatnya tertinggal enam detik.
McLaren kemudian memerintahkan Piastri untuk memberi jalan, sebuah keputusan yang memicu reaksi kontroversial di kalangan penggemar F1.
“Pit-stop lambat itu bagian dari balapan, jadi saya tidak mengerti apa yang berubah… tapi saya akan melakukannya,” ujar Piastri di radio tim dengan nada kesal.
Meski kecewa, Piastri tetap menaati instruksi tim dan finis di posisi ketiga, sementara Norris mengambil alih posisi kedua.
Akibatnya, jarak keunggulan Piastri di klasemen dunia berkurang dari 34 poin menjadi 31 poin.
Jika Piastri tetap di posisi kedua, ia akan unggul 37 poin atas Norris.
Baca Juga: Max Verstappen Tak Terbendung, Red Bull Kembali Juara di GP Italia 2025
Insiden ini memicu spekulasi di kalangan fans, beberapa menuding McLaren berkonspirasi untuk mendorong Norris agar memiliki peluang lebih besar meraih gelar dunia.
Di media sosial, penggemar mempertanyakan keputusan tim, “Ini seperti pengaturan hasil, sejak kapan balapan F1 diatur seperti ini?” tulis salah satu akun.
Namun, banyak penggemar lain memuji sikap Piastri yang profesional.
Pembalap berusia 24 tahun itu menekankan bahwa keputusan tersebut adil secara tim, Norris sudah lebih cepat sepanjang balapan dan hanya kalah posisi akibat pit-stop.
“Ada banyak orang dan budaya tim yang harus dilindungi. Saya tidak ingin menentang tim, itu penting untuk masa depan,” jelas Piastri dikutip dari Mail Online
Dukungan juga datang dari mantan pemain Socceroos, Craig Foster, yang menyoroti kelas dan komitmen Piastri.
Berita Terkait
-
Max Verstappen Tak Terbendung, Red Bull Kembali Juara di GP Italia 2025
-
Ferrari Krisis Podium, Leclerc Andalkan 3 Sirkuit Ini untuk Menang di F1 2025
-
GP Italia 2025: Lando Norris Pimpin Balapan, Max Verstappen Tetap Juara
-
Jadwal F1 GP Italia 2025: Pembuktian Ferarri di Hadapan Publik Sendiri
-
Dominasi Gila di GP Belanda, Piastri Mulai Disejajarkan dengan Schumacher
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat