- Dito Ariotedjo kena reshuffle dari jabatanya sebagai Menpora
- Ia menuliskan pesan perpisahan di Instagram
- Berikut rekam jejak Dito Ariotedjo yang pernah menjadi Menpora termuda
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Istana Kepresidenan. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo menjadi salah satu menteri yang posisinya diganti dalam perombakan atau reshuffle kabinet yang diumumkan pada Senin (8/9/2025).
Selain Dito, empat menteri lainnya juga terdampak dalam reshuffle kali ini. Mereka adalah Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi Budi Ari Setiadi, dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.
Kepastian ini disampaikan secara resmi oleh Mensesneg Prasetyo Hadi. Tak lama setelah pengumuman tersebut, Dito menyampaikan salam perpisahannya melalui akun Instagram Stories pribadinya.
Ia mengucapkan terima kasih dan menaruh harapan pada penerusnya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Kemenpora.
"Terima kasih untuk semua yang sudah jalan bersama berusaha membuat perubahan di Pemuda dan Olahraga Indonesia. Semoga dilanjutkan penerus selanjutnya," tulis Dito.
Dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo, Dito Ariotedjo memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di usia muda.
Pria bernama lengkap Ario Bimo Nandito ini mencatatkan sejarah sebagai Menpora termuda saat pertama kali dilantik dalam kabinet Presiden Joko Widodo.
Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2012 ini langsung bergabung dengan Partai Golkar setelah menyelesaikan studinya.
Namun, sebelum terjun ke dunia politik, Dito lebih dulu dikenal sebagai seorang pebisnis ulung. Namanya bahkan tercatat dalam daftar bergengsi Forbes 30 Under 30 Indonesia pada tahun 2020.
Ia merupakan pendiri perusahaan rintisan (startup) Grupara Ventures dan pernah menjabat sebagai Komisaris Utama di PT. Kartika Kara Eka Nusa serta Syailendra Pangan Indonesia.
Baca Juga: Amunisi Baru Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi Miliano Jonathans Lanjut
Di kancah olahraga, namanya sangat lekat dengan Rans Sport, yang ia dirikan bersama selebriti Raffi Ahmad dan pengusaha Rudy Salim. Ia juga menjabat sebagai Chairman klub sepak bola Rans Nusantara FC.
Jiwa organisasinya sudah terasah sejak di bangku kuliah, di mana ia aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Hukum UI, serta menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Gerakan Pelajar dan Mahasiswa Pembaharuan (GPMP).
Kariernya di Partai Golkar pun melesat cepat. Ia dipercaya memegang berbagai jabatan strategis, mulai dari Ketua DPP Bidang Inovasi Sosial dan Ormas hingga Kepala Lembaga Inovasi dan Kreativitas.
Kepercayaan dari Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, juga membawanya menjadi anggota tim ahli termuda di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Dito juga tercatat pernah menjadi Juru Bicara untuk pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.
Berita Terkait
-
Unggahan "Terima Kasih" Dito Ariotedjo di IG Story Jadi Pertanda Dicopot dari Kursi Menpora
-
Selamat Tinggal Menpora Dito Ariotedjo Dicopot Prabowo, Gimana Nasib Naturalisasi Timnas Indonesia?
-
Prabowo Disebut Reshuffle Kabinet Sore Ini! Ganti 4 Menteri, Menhan Rangkap Menkopolhukam
-
Tok! DPR Setuju, Miliano Jonathans & Mauro Zijlstra Selangkah Lagi Jadi WNI
-
Langit Jakarta Bergemuruh, Dua Jet Tempur 'Kawal' Peserta Lari Merdeka Run 8.0
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field