- Marco Bezzecchi tampil sebagai pemenang Sprint Race MotoGP Mandalika 2025
- Marc Marquez gagal tampil maksimal akibat mendapat long lap penalty setelah insiden dengan Alex Rins
- Balapan di Sirkuit Mandalika berlangsung dramatis dan penuh insiden, termasuk jatuhnya Pedro Acosta
Suara.com - Drama dan adrenalin mewarnai Sprint Race MotoGP Mandalika 2025 yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, pada Sabtu (4/10/2025).
Pembalap tim Aprilia, Marco Bezzecchi, tampil gemilang dan keluar sebagai pemenang setelah duel ketat dengan Fermin Aldeguer (Gresini Ducati) dan Raul Fernandez (Pramac Yamaha).
Balapan berlangsung sengit sejak lampu hijau menyala.
Bezzecchi yang memulai dari barisan depan sempat kehilangan momentum dan turun ke posisi lima pada awal lomba.
Namun, determinasi dan kecepatan stabilnya membuat pembalap asal Italia itu mampu menyalip satu per satu rival di depannya.
Ketegangan meningkat di pertengahan lomba saat Marc Marquez (Ducati) mendapat long lap penalti akibat senggolan dengan Alex Rins di lap pertama.
Hukuman tersebut membuat juara dunia delapan kali itu tercecer jauh hingga ke posisi ke-13 pada lap ketiga.
Sementara itu, Pedro Acosta yang sempat tampil agresif harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah terjatuh di tikungan pertama, enam lap menjelang finis.
Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Aldeguer yang sempat memimpin dengan jarak dua detik dari Fernandez.
Baca Juga: Dari Sekolah Balap ke Panggung Dunia, Pebalap AHRS Curi Perhatian MotoGP Mandalika
Namun, dua lap terakhir menjadi momen penentu bagi Bezzecchi.
Pembalap berusia 26 tahun itu terus menekan dan akhirnya sukses merebut posisi terdepan dari Aldeguer di lap terakhir.
Bezzecchi menuntaskan Sprint Race di posisi pertama, diikuti Aldeguer di urutan kedua dan Fernandez melengkapi podium ketiga.
Klasemen MotoGP 2025 Usai Sprint Race MotoGP Mandalika 2025:
1. Marc Marquez 544 Poin
2. A Marquez 346
3. F. Bagnaia 274
4. M Bezzecchi 254
5. F. Morbidelli 198
6. P. Acosta 195
7. F. Di Giannantonio 183
8. F. Aldeguer 156
9. F. Quartararo 149
10. J Zarco 124
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Dari Sekolah Balap ke Panggung Dunia, Pebalap AHRS Curi Perhatian MotoGP Mandalika
-
BREAKING NEWS! Maverick Vinales Mundur dari MotoGP Indonesia, Ini Penyebabnya
-
Marco Bezzecchi Rebut Pole Position MotoGP Mandalika 2025
-
Mandiri Looping for Life Edukasi 1.000 Siswa Mandalika dan Perkuat UMKM di MotoGP 2025
-
Kualifikasi MotoGP Indonesia: Marco Bezzecchi Lampaui Rekor Catatan Waktu Tercepat Jorge Martin
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati