- PBSI menggandeng PT Perada Swara Productions untuk mengelola turnamen bulutangkis 2026.
- Fokus PBSI kini bergeser ke pembinaan atlet menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
- Indonesia Open ditargetkan kembali menjadi turnamen bulutangkis terbaik dunia.
Suara.com - Langkah besar ditempuh PP PBSI jelang musim 2026. Federasi bulutangkis Indonesia itu memutuskan mempercayakan sepenuhnya urusan penyelenggaraan turnamen ke pihak profesional.
Pada akhir September 2025, PBSI menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Perada Swara Productions.
Kerja sama berdurasi setahun ini mencakup seluruh agenda kejuaraan nasional dan internasional yang akan berlangsung sepanjang 2026.
Dalam nota kesepakatan tersebut, Perada Swara akan menangani berbagai turnamen besar seperti Indonesia Open Super 1000, Indonesia Masters Super 500, dan Indonesia Masters Super 100.
Tak hanya turnamen level dunia, mereka juga akan mengelola Indonesia International Challenge, Kejuaraan Dunia Junior, serta rangkaian Sirkuit Nasional hingga Kejuaraan Nasional.
“Selama ini, PT Perada Swara Productions telah berpengalaman merancang, mengatur, mengelola, dan melaksanakan seluruh rangkaian kejuaraan-kejuaraan bulutangkis sebelumnya,” ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, di Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2025).
"Sehingga hal ini yang membuat kami yakin memberikan kepercayaan sebagai Event Organizer (EO) untuk turnamen-turnamen nasional dan internasional PBSI dengan durasi kerja sama sepanjang tahun 2026."
PBSI menilai, dengan mempercayakan penyelenggaraan turnamen kepada EO profesional, federasi bisa lebih fokus pada hal yang paling penting: pembinaan dan prestasi atlet.
“Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan gairah masyarakat Indonesia terhadap olahraga bulutangkis yang selama ini sudah terbangun dengan baik. Sehingga dukungan untuk target besar di Olimpiade Los Angeles 2028 bisa semakin besar dan deras,” kata Ricky.
Baca Juga: Superliga Junior 2025: Aksi Atlet Muda Dunia Perebutkan Piala Legenda Bulutangkis Indonesia
“Tentu Perada membantu penyelenggaraan turnamen agar PBSI bisa fokus dalam pembinaan prestasi. Seluruh kegiatan ditangani Perada. Harapan besar kejuaraan ini pelaksanaannya semakin baik. PBSI tidak ragu dengan kemampuan Perada yang sudah terbukti di beberapa event.”
Langkah strategis PBSI ini juga punya ambisi besar di baliknya: mengembalikan kejayaan Indonesia Open sebagai turnamen bulutangkis terbaik di dunia. Saat ini, posisi tersebut dipegang oleh China Open.
Dukungan penuh datang dari Djarum Foundation, yang siap menjadi sponsor dalam penyelenggaraan mendatang.
“Indonesia Open pernah jadi yang terbaik, kita akan coba kembalikan. Kita sudah kirim utusan untuk melihat China Master dan akan kirim lagi ke turnamen yang dianggap terbaik,” ungkap Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin.
Dari sisi penyelenggara, kepercayaan besar PBSI dianggap sebagai kehormatan dan tantangan yang tidak kecil.
General Manager PT Perada Swara Productions, Gege Dhirgantara, menegaskan komitmennya untuk memberikan kualitas terbaik dalam setiap event sepanjang 2026.
“Penunjukan ini adalah kehormatan bagi kami untuk melaksanakan event-event bergengsi dalam kalender bulutangkis di Indonesia sepanjang 2026. Tentunya, kepercayaan ini akan kami wujudkan dengan tanggung jawab yang tinggi melalui penyelenggaraan event yang berkualitas. Kami akan all out memberikan yang terbaik,” ujar Gege.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!
-
Hajar Wakil Prancis, Adnan/Indah Tantang Ranking 1 Dunia di 16 Besar Indonesia Open 2026!
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026