- Ketua KONI Pusat Marciano Norman memuji dukungan warga Kudus yang membuat PON Bela Diri 2025 berjalan lancar.
- Jawa Tengah dan Papua Barat tampil dominan lewat pencak silat, sambo, dan shorinji kempo.
- KONI berencana menjadikan PON Bela Diri ajang dua tahunan menuju babak kualifikasi PON nasional.
Dari gelanggang pencak silat, Fitri Mawarni dari Kalimantan Timur mencuri perhatian dengan meraih emas nomor tanding B putri. Ia menaklukkan wakil DKI Jakarta, Shelena Cantika Ridwan, dengan skor 34-14.
"Alhamdulillah dikasih ketenangan dan kemenangan sama Allah. Kemenangan ini untuk orang tua, keluarga, pelatih, serta teman-teman satu kontingen dari Kaltim," ucap Fitri.
Jawa Tengah memuncaki klasemen pencak silat dengan enam emas dan satu perunggu, disusul DKI Jakarta serta Lampung di posisi kedua dan ketiga.
Kelvin Saweri Persembahkan Emas untuk Papua Barat
Sementara itu, dari cabor shorinji kempo, atlet Papua Barat Kelvin Saweri tampil trengginas di nomor randori perorangan 75 kg putra.
"Tapi senang sekali karena semua hasil latihan keras ini terbayar lunas. Usaha yang saya perjuangkan tidak sia-sia. Meski banyak tantangan, saya percaya Tuhan yang menjadi panutan, menempa saya hingga bisa meraih emas," ujar Kelvin.
Ia mengalahkan Donatus Fios dari NTT di final dan mempersembahkan emas penting bagi Papua Barat. DKI Jakarta keluar sebagai juara umum cabor ini dengan 11 medali (7 emas, 2 perak, 2 perunggu).
Jawa Tengah Kokoh di Sambo dan Silat
Prestasi luar biasa juga ditorehkan kontingen Jawa Tengah. Mereka menegaskan dominasi di cabor sambo dengan 5 emas, 4 perak, dan 7 perunggu.
Baca Juga: KPK Sebut Penggeledahan Rumah La Nyalla Berkaitan dengan Jabatannya saat Menjadi Ketua KONI Jatim
Technical Delegate Sambo, Budi Setianto, menyebut penyelenggaraan berjalan baik dan berpotensi masuk kalender resmi nasional.
"Pertandingan berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan ini bisa menjadi kalender tetap dan dipersiapkan lebih baik ke depannya," ujar Budi.
Di cabang pencak silat, Jawa Tengah kembali jadi raja lewat 6 emas dan 1 perunggu. Manajer tim, Sigit Infantoro, mengaku hasil ini melampaui ekspektasi karena waktu persiapan yang singkat.
"Target kita tiga medali emas. Alhamdulillah, kita bisa meraih enam medali emas dan satu medali perunggu," kata Sigit.
Kemenangan gemilang juga dipersembahkan oleh Muhammad Faizal Ivanda, yang menang telak 39-9 atas wakil Lampung di partai final.
"Kami melakukannya dengan fokus, serius, dan penuh kerja keras. Tidak lupa berdoa agar bisa memberikan hasil terbaik untuk Jawa Tengah," ucap Faizal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh