-
Siti Fadia Silva Ramadhanti bersyukur strategi permainan berjalan efektif di laga pembuka Kumamoto Masters Japan 2025.
-
Di babak 16 besar, Apriyani/Fadia akan menghadapi pasangan Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto yang dikenal dengan permainan reli panjang.
-
Fadia menegaskan mereka harus siap fisik dan mental menghadapi gaya bermain ulet pasangan tuan rumah tersebut.
Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, melangkah ke babak 16 besar Kumamoto Masters Japan 2025 setelah meraih kemenangan meyakinkan di laga pembuka.
Meski tampil solid, Fadia menegaskan bahwa tantangan berikutnya akan jauh lebih berat saat mereka bertemu unggulan tuan rumah, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.
Menghadapi laga babak 16 besar, Fadia menyadari betul karakter permainan calon lawan mereka.
Menurutnya, pasangan Jepang seperti Yuki/Mayu terkenal dengan pola reli panjang dan ketahanan fisik yang luar biasa.
“Lusa di babak 16 besar bertemu Yuki/Mayu, pastinya kami harus siap capek dulu karena pasangan Jepang terkenal dengan permainan rally,” kata Fadia, dilansir dari PBSI.
Pertemuan ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat kedua pasangan sama-sama mengandalkan konsistensi dan pertahanan kuat.
Kemenangan atas Yuki/Mayu akan menjadi modal penting bagi Apriyani/Fadia untuk melangkah lebih jauh di turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.
PBSI berharap ganda putri andalan ini dapat tampil maksimal dan menjaga fokus agar tetap stabil sepanjang turnamen, sekaligus menjadi ajang pembuktian kebangkitan performa mereka di musim 2025.
Baca Juga: Biasanya Putih, Apriyani Rahayu Soroti Pencahayaan Kuning di Kumamoto Masters 2025
Berita Terkait
-
Biasanya Putih, Apriyani Rahayu Soroti Pencahayaan Kuning di Kumamoto Masters 2025
-
Kumamoto Masters 2025: Menang Meyakinkan, Apriyani/Fadia Melaju Mulus ke Babak 16 Besar
-
Kumamoto Masters 2025: Zaki Ubaidillah Singkirkan Wakil Tuan Rumah, Lolos ke Babak Utama
-
Terkendala Visa, Fajar/Fikri Terpaksa Harus Absen di Kumamoto Masters 2025
-
PBSI Patok Target Tinggi di Kumamoto Masters 2025 Dan Australia Open 2025
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati