- Indonesia menunjuk Febriana Dwipuji Kusuma dan Sabar Karyaman Gutama sebagai kapten tim bulu tangkis SEA Games 2025 di Thailand.
- Penunjukan kapten ini dilakukan pelatih sebelum latihan perdana di Thammasat University pada Jumat, 6 Desember 2025.
- Tujuan penunjukan ini adalah meningkatkan semangat juang tim untuk merebut kembali medali emas SEA Games.
Suara.com - Tim bulu tangkis Indonesia secara resmi menunjuk dua sosok senior untuk memimpin skuad Merah Putih dalam ajang bergengsi SEA Games 2025 di Thailand.
Febriana Dwipuji Kusuma dari sektor ganda putri dan Sabar Karyaman Gutama dari ganda putra dipercaya mengemban tugas krusial sebagai kapten tim beregu.
Penunjukan keduanya diharapkan mampu meningkatkan soliditas dan membakar semangat juang rekan-rekannya demi merebut kembali medali emas di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
Keputusan strategis ini diambil oleh tim pelatih sesaat sebelum sesi latihan perdana digelar di Gymnasium 4 Thammasat University Rangsit Campus pada Jumat (6/12/2025).
Febriana Dwipuji Kusuma atau yang akrab disapa Ana mengaku sangat bangga mendapatkan kepercayaan besar untuk memimpin rekan-rekannya di nomor beregu putri.
“Senang bisa dipilih menjadi kapten, saya dan teman-teman ingin menunjukkan bahwa tim beregu putri ini bisa merebut medali emas untuk Indonesia,” kata Ana dikutip dari Antara.
Sementara itu, Sabar Karyaman Gutama memandang penunjukan ini sebagai tantangan tersendiri mengingat SEA Games 2025 adalah debutnya di ajang multievent.
Meski demikian, pasangan main Moh Reza Pahlevi Isfahani ini menegaskan kesiapannya untuk menjalankan tanggung jawab tersebut dengan maksimal.
“Ini menjadi multievent pertama bagi saya dan ada pressure ketika terpilih sebagai kapten,” ujar Sabar.
Baca Juga: Misi Tiga Besar SEA Games 2025: Prabowo Lepas Kontingen, Erick Thohir Pasang Target 80 Emas
“Tapi tidak apa-apa, mungkin karena saya paling senior jadi teman-teman memilih saya dan saya siap.”
Sabar menekankan bahwa kekompakan dan komunikasi antar pemain akan menjadi kunci utama kesuksesan tim dalam mendulang poin kemenangan.
“Kekompakan dan komunikasi satu sama lain akan menjadi kunci kesuksesan tim ini, percaya siapapun yang diturunkan bisa menyumbang poin untuk Merah-Putih,” tegasnya.
Skuad Garuda membawa misi untuk meraih setidaknya dua medali emas di ajang ini. Meski demikian, ada tekanan lain mengingat prestasi gemilang pada edisi SEA Games 2023 di mana mereka sukses memborong total lima medali emas.
Cabang olahraga bulu tangkis sendiri dijadwalkan berlangsung pada 6-10 Desember untuk nomor beregu dan dilanjutkan nomor perseorangan pada 11-14 Desember.
Kombinasi pemain muda berbakat dan senior berpengalaman diyakini akan menjadi senjata utama Indonesia untuk mendominasi gelanggang bulu tangkis ASEAN.
Berita Terkait
-
Filipina vs Timnas Indonesia U-22: Kuda Hitam Tantang Juara Bertahan
-
Psywar Dimulai! Pelatih Filipina Tak Gentar Hadapi Status Juara Bertahan Timnas Indonesia U-22
-
Analisis Peluang Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Ada Pengaruh Kamboja Mundur?
-
Alarm Bahaya untuk Timnas Indonesia U-22, Filipina Kasih Ancaman usai Hajar Myanmar
-
Tanpa Marselino Ferdinan, Indonesia Tetap Diunggulkan di SEA Games 2025!
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh