- Kontingen Indonesia dilepas Presiden Prabowo di Jakarta pada 5 Desember 2025 dengan target tiga besar.
- Menpora Erick Thohir mematok minimal 80 medali emas dari 48 cabang olahraga yang diikuti.
- Sebanyak 200 atlet akan berjuang di SEA Games ke-33 Thailand untuk mengharumkan nama bangsa.
Suara.com - Misi besar diusung kontingen Indonesia dalam ajang SEA Games ke-33 di Thailand. Dalam upacara pelepasan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (5/12/2025), target ambisius untuk kembali menembus peringkat tiga besar klasemen akhir perolehan medali digaungkan dengan lantang.
Untuk mengunci posisi terhormat tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mematok target perolehan medali yang tidak main-main, yakni minimal 80 keping emas.
Target ini menjadi pelecut semangat bagi ratusan atlet yang akan berjuang mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga Asia Tenggara.
Dalam acara yang berlangsung khidmat, Menpora Erick Thohir membeberkan kekuatan skuad Merah Putih. Indonesia akan turun bertanding di 48 cabang olahraga (cabor) dari total 51 cabor yang dipertandingkan, ditambah tiga cabor ekshibisi.
"Tapi totalnya kita kirim paling 48," kata Erick di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Target untuk finis di posisi tiga besar ini merupakan upaya untuk mempertahankan prestasi yang diraih pada edisi sebelumnya.
Erick menjelaskan bahwa target 80 emas adalah angka yang realistis setelah melalui proses kalkulasi dan review yang mendalam.
Ia membandingkan dengan SEA Games sebelumnya di Kamboja, di mana Indonesia sebenarnya menargetkan 87 emas. Namun, tantangan kali ini berbeda karena ada sejumlah nomor andalan Indonesia yang tidak dipertandingkan.
"Kami memang kan waktu [SEA Games di] Kamboja kemarin [target] 87 emas, tetapi kita kehilangan hampir 41 emas yang tidak dipertandingkan," jelas Erick.
Baca Juga: Bonus Emas SEA Games 2025 Meroket Jadi Rp1 Miliar, Prabowo Kasih Pesan Serius ke Para Atlet
Hilangnya 41 nomor pertandingan yang berpotensi menyumbang emas membuat perjuangan untuk mencapai target menjadi lebih menantang.
Oleh karena itu, perolehan 80 medali emas dipandang sebagai angka krusial untuk bisa bersaing di papan atas klasemen.
"Jadi kembali sekarang kita coba targer di (peringkat) 3 itu yang saya dapat dari KOI dan chief Indonesua sengan total 80 emas," kata Erick.
Sementara itu, Wakil Menteri Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menambahkan bahwa tidak seluruh atlet dapat mengikuti prosesi pelepasan di Istana. Hal ini dikarenakan sebagian dari mereka telah diberangkatkan lebih awal ke Thailand untuk melakukan persiapan akhir dan aklimatisasi.
Menurutnya, total ada sekitar 200-an atlet yang akan berjuang mewakili Indonesia di SEA Games 2025. Jumlah ini merupakan bagian dari keseluruhan kontingen besar yang dikirim untuk mewujudkan target nasional.
Presiden Prabowo dalam arahannya memberikan motivasi penuh, mendorong para atlet untuk berjuang sekuat tenaga demi mengumandangkan lagu Indonesia Raya di negeri orang.
Berita Terkait
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Meroket Jadi Rp1 Miliar, Prabowo Kasih Pesan Serius ke Para Atlet
-
Indonesia Kirim 1.021 Atlet untuk Berlaga di SEA Games 2025
-
Gabriel Batistuta Blak-blakan, Sindir Tajam Strategi Pep Guardiola hingga Hilangnya Pemain Nomor 9
-
SEA Games 2025: Tuan Rumah Thailand Diterpa Skandal Baru, Berpotensi ke Jalur Hukum
-
Incar Emas, Filipina Siap Jadi Penjegal Serius Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh